Gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.
Gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.

DPRD Disarankan Tak Memaksakan Pemilihan Wagub DKI

Nasional cawagub dki
Medcom • 05 April 2020 11:00
Jakarta: DPRD DKI disarankan tidak memaksakan pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta. Sebab, perkumpulan banyak orang rawan terjadi penyebaran virus korona (covid-19).
 
Pengamat pemerintahan Adi Prayitno mengatakan, jika DPRD DKI tetap melaksanakan pemilihan Wagub DKI menjadi contoh yang baik kepada masyarakat.
 
“Acara resepsi pernikahan saja dibubarkan petugas. DPRD ini kan wakil rakyat, harusnya memberi contoh yang baik. Jangan terlalu dipaksakan,” Kata Adi, Minggu 5 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adi mengatakan, akan menjadi janggal jika DPRD DKI tetap ngotot menggelar paripurna tersebut. Adi mempertanyakan mengapa ada anggota DPRD DKI yang ngotot menyelenggarakan pemilihan wagub di tengah wabah covid-19.
 
“Sekolah ditutup, pasar ditutup, social distancing digencarkan, tapi kok DPRD-nya ngotot kumpul-kumpul buat pilih wagub. Ini menjadi aneh dan terlihat sekali ambisi politiknya. Harusnya sebagai wakil rakyat mengedepankan sisi kemanusiaan ketimbang kepentingan politik,” kata Adi.
 
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menilai pelaksanaan pemilihan wagub DKI patut ditunda. Menurutnya, penundaan tersebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk melakukan kerja dari rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.
 
"Ditunda dulu. Jadi ke publik itu (mengedukasi) kita self isolated, berdiam diri dulu di rumah sampai kondisinya tenang," kata Wibi.
 
Dirinya mengaku heran dengan sejumlah anggota DPRD yang ngotot menggelar pemilihan wagub dengan dalih kepentingan rakyat. Menurutnya, mengurangi kegiatan berkerumun merupakan pelajaran penting bagi DPRD sebagai bentuk edukasi ke masyarakat.
 
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi telah mengeluarkan surat penundaan pemilihan wagub. Surat itu disebut telah disampaikan kepada panitia pemilihan (panlih) wagub DKI.
 
Penundaan ini dilakukan tanpa batas waktu. Politikus PDIP itu menyebut pemilihan wagub bisa segera dilakukan jika kondisi penyebaran covid-19 sudah mereda.
 
Wakil ketua panitia pemilihan Basri Baco menyebut penundaan wagub dilakukan sepihak oleh Prasetyo. "Kenapa saya katakan sepihak? Karena kami di Panlih tidak pernah diajak rapat untuk melakukan penundaan pemilihan wagub ini," ujar Basri Baco.
 
Padahal kata Baco, Panlih yang seharusnya merekomendasikan apakah pemilihan Wagub DKI bisa jalan apa tidak. Tak hanya itu, kata Baco, keputusan penundaan pemilihan wagub ini tidak melalui Badan Musyawarah (Bamus) dewan.
 
"Jadi kalau dalam surat yang beredar mengenai penundaan pemilihan wagub berdasarkan rapat Bamus itu tidak benar. Karena memang tidak ada rapat Bamus yang membahas soal penundaan itu," kata Baco.
 
Menyinggung soal penundaan pemilihan ini, Baco menilai hal tersebut terlalu mengada-ada. Sebab hingga kini, Jakarta belum diberikan status lockdown.
 
"Ini kan yang hadir hanya 106 orang anggota dewan. Terus gedung dewan masih dibuka. Kalau Gedung DPRD ini sudah tutup maka masuk akal kalau pemilihan wagub ditunda," ujar Baco.
 
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik mengaku belum menerima surat pemberitahuan penundaan. "Saya belum tahu kalau ada penundaan pemilihan Wagub DKI, karena saya tidak paraf surat itu," kata Taufik.
 
Menurut Taufik, surat penundaan pemilihan wagub seharusnya ditandatangan semua pimpinan dewan. "Mekanismenya, kalau ada surat ke luar seperti itu harusnya semua pimpinan dewan paraf, nah saya belum paraf tuh," kata Taufik.
 
Seperti diketahui, dua cawagub DKI yakni Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra akan memperebutkan kursi wagub DKI yang ditinggalkan Sandiaga Uno pada Agustus 2018 silam. Sandiaga mengundurkan diri untuk melaju di Pilpres 2019 mendampingi Prabowo Subianto.
 

(FZN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif