Truk sampah -- Foto: Antara/ Hafidz Mubarak
Truk sampah -- Foto: Antara/ Hafidz Mubarak

Antisipasi Aksi Susulan, Pintu Masuk TPST Bantargebang Tetap Dijaga Aparat

Nasional tempat sampah
Deny Irwanto • 25 Juni 2016 02:31
medcom.id, Jakarta: Pintu pagar besi yang menutup jalan masuk ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, sudah dibuka. Kini truk bisa lalu-lalang membuang sampah ke TPST.
 
Meski demikian, penjagaan tetap dilakukan polisi untuk mencegah adanya aksi susulan dari warga. "Sudah tidak ada masalah. Kita tetap mengamankan untuk antispasi, tidak ada pengawalan secara khusus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Jumat (24/6/2016).
 
Sebelumnya Kapolres Kota Bekasi Kombes Herry Sumarji mengatakan, pihaknya telah membuka pagar besi TPST Bantargebang sejak Kamis 24 Juni , sekitar pukul 17.00 WIB. Kini tak ada lagi antrean panjang truk sampah menuju TPST Bantargebang. Polisi juga tak segan menangkap warga yang menghalangi truk sampah masuk ke TPST Bantargebang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata menyayangkan blokade yang dilakukan warga. Ia mengimbau warga menyalurkan aspirasi melalui DPRD Kota Bekasi atau Wali Kota Bekasi.
 
Menurutnya, rasa tidak puas warga dengan Pemerintah Provinsi DKI harusnya disalurkan melalui lembaga. Warga tak perlu melakukan hal yang tidak terpuji.
 
Sebelumnya warga memblokade pintu masuk TPST Bantargebang pada Rabu 22 Juni. Aksi itu dilakukan menyusul SP 3 yang dilayangkan Pemprov DKI kepada pengelola TPST Bantargebang PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan PT Navigate Organic Energy Indonesia (NOEI) pada 21 Juni 2016. Dalam SP 3 itu disampaikan pemutusan kontrak.
 
SP3 diterbitkan setelah audit perjanjian kerja sama dengan pengelola TPST Bantargebang selesai. Audit dilakukan oleh PriceWaterhouse Coopers, pihak yang ditunjuk resmi oleh Dinas Kebersihan DKI Jakarta.
 
Penunjukan auditor independen ini merupakan saran dari Badan Pemeriksa Keuangan RI. Salah satu bagian yang diaudit adalah mengenai kewajiban membangun gassification landfill anaerobic digestion. Hasil audit tersebut tetap menunjukkan pengelola TPST Bantargebang wanprestasi.
 

 

(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif