medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan hari tanpa kendaraan atau <i>car free day</i> selama pelaksanaan peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA), namun banyak warga yang tidak mengetahui hal itu. Warga yang kecewa akhirnya menghabiskan waktu di Monas.
Kharirunnisa mengaku tidak tahu CFD ditiadakan selama KAA, walaupun kecewa, dirinya bersyukur Pemprov DKI tidak menutup kawasan monas. “Alhamdulillah Monas tidak ditutup, sama keluarga tetap bisa olag raga,” kata Nisa, melalui pesan singkatnya, Minggu (19/4/2015).
Ia mengungkapkan, banyak warga yang tidak tahu CFD ditiadakan, masyarakat tetap memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia, namun banyak petugas kepolisian yang mengimbau warga untuk meneruskan aktifitasnya di Monas dan Senayan. Berdasarkan pengamatan dirinya di Monas, banyak masyarakat yang beraktifitas di ikon Ibu Kota itu. “Warga numpuk di sini (Monas). Rame dan seru juga,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Pembina Pengguna Lalu Lintas Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan, dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Yayat Sudrajat mengatakan, pada Minggu 19 April pelaksanaan CFD ditiadakan. Namun, pada minggu berikutnya, CFD akan kembali dilaksanakan seperti biasa,” ujar Yayat.
Lalu lintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin dibuka normal. Mobil, motor, maupun angkutan umum, bisa melalui jalur CFD. Pemprov DKI melakukan sosialisasi peniadaan CFD tersebut dengan memasang spanduk di beberapa lokasi dan menyebarluaskan informasi ke media elektronik serta media cetak.
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan hari tanpa kendaraan atau
car free day selama pelaksanaan peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA), namun banyak warga yang tidak mengetahui hal itu. Warga yang kecewa akhirnya menghabiskan waktu di Monas.
Kharirunnisa mengaku tidak tahu CFD ditiadakan selama KAA, walaupun kecewa, dirinya bersyukur Pemprov DKI tidak menutup kawasan monas. “Alhamdulillah Monas tidak ditutup, sama keluarga tetap bisa olag raga,” kata Nisa, melalui pesan singkatnya, Minggu (19/4/2015).
Ia mengungkapkan, banyak warga yang tidak tahu CFD ditiadakan, masyarakat tetap memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia, namun banyak petugas kepolisian yang mengimbau warga untuk meneruskan aktifitasnya di Monas dan Senayan. Berdasarkan pengamatan dirinya di Monas, banyak masyarakat yang beraktifitas di ikon Ibu Kota itu. “Warga numpuk di sini (Monas). Rame dan seru juga,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Pembina Pengguna Lalu Lintas Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan, dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Yayat Sudrajat mengatakan, pada Minggu 19 April pelaksanaan CFD ditiadakan. Namun, pada minggu berikutnya, CFD akan kembali dilaksanakan seperti biasa,” ujar Yayat.
Lalu lintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin dibuka normal. Mobil, motor, maupun angkutan umum, bisa melalui jalur CFD. Pemprov DKI melakukan sosialisasi peniadaan CFD tersebut dengan memasang spanduk di beberapa lokasi dan menyebarluaskan informasi ke media elektronik serta media cetak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)