Komunitas pecinta ikan cupang hias Kobapi saat dipotret Media Indonesia di KS Tubun III, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (20/2) -- MI/ANGGA YUNIAR
Komunitas pecinta ikan cupang hias Kobapi saat dipotret Media Indonesia di KS Tubun III, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (20/2) -- MI/ANGGA YUNIAR

Cupang Jadi Jawara Ikan Hias di Jakarta

28 September 2014 02:31
medcom.id, Jakarta: Ikan Cupang Hias masih menjadi unggulan di Jakarta. Jumlah produksi ikan petarung itu tertinggi dibanding ikan hias lainnya selama triwulan dua tahun 2014.
 
"Jumlah produksi ikan hias periode itu mencapai 4,17 juta ekor dan hampir 900 ribu ekor merupakan jenis Cupang Hias karena potensi pasarnya besar," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta Liliek Litasari, di Jakarta, Sabtu (28/9/2014).
 
Sementara itu, produksi ikan hias lainnya masih kalah jauh. Manvis hanya sebesar 766.790 ekor, Guppy 441.460 ekor, Mas Koi sebesar 219.170 ekor dan Mas Koki sebesar 182.150 ekor.Untuk urutan paling sedikit produksi ikan hias di periode yang sama pada Marbella sebesar 5 ribu ekor, Arwana 9.170 ekor, Mas Koki Tossa 15 ribu ekor dan Mas koki Pencer sebesar 34 ribu ekor.

Ia menjelaskan, sentra budi daya Cupang Hias selama ini terfokus di wilayah Jakarta Barat yang tersebar di Slipi, Kota Bambu, Kalideres dan Cengkareng. "Di Jakarta Barat kita memiliki Sentra Promosi dan Pemasaran Ikan Hias yang di dalamnya terdapat budi daya ikan Cupang hias," kata dia.
 
Menurut Liliek Litasari, potensi pasar ikan Cupang Hias cukup besar termasuk permintaan dari luar negeri. Sebab, ikan dengan berukuran kecil itu memiliki keindahan bentuk dan warna yang bervariasi. "Ikan Cupang Hias sering mengikuti kontes di luar negeri dan menjadi saingan tetap negara Thailand dan Singapura," katanya.
 
Sementara, Pembina Pembudi Daya Ikan Sentra Promosi dan Pemasaran Ikan Hias Defi Lidya mengatakan permintaan Cupang Hias dari luar daerah dan luar negeri cukup banyak. Namun, banyak petani atau pembudi daya belum paham prosedur karantika dan pengemasan.
 
Padahal, nilai produksi budi daya ikan hias di Jakarta pada triwulan dua tahun 2014 itu mencapai Rp7,67 miliar. "Cara pandang pembudidaya harus berubah,  mengikuti tata cara proses pengiriman melalui karantina hewan. Kami juga sedang membina kelompok-kelompok petani ikan Cupang bagaimana tata cara pengiriman dan pengemasan yang baik," kata Defi. (Antara)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>