Kendaraan melintas di ruas tol Tangerang-Jakarta di Kebon Nanas, Kota Tangerang, Banten, Kamis, 2 April 2020. Foto: Antara/Fauzan
Kendaraan melintas di ruas tol Tangerang-Jakarta di Kebon Nanas, Kota Tangerang, Banten, Kamis, 2 April 2020. Foto: Antara/Fauzan

Ganjil Genap Masih Ditiadakan

Nasional dki jakarta Virus Korona sistem ganjil genap PSBB
Cindy • 11 Oktober 2020 19:04
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak memberlakukan sistem ganjil genap selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Mobilitas warga dinilai masih rendah.
 
"Jadi mobil bisa beroperasi seperti biasa," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu, 11 Oktober 2020.
 
Anies mengimbau warga DKI tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan selama penerapan PSBB transisi. Rajin mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak (3M) menjadi vaksin paling ampuh dalam memerangi virus korona (covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagian masyarakat melakukan 3M, bagian kami 3T, testing, tracing,dan treatment," ucap dia.
 
Anies memutuskan Ibu Kota kembali ke masa PSBB transisi. Kebijakan ini berlaku selama dua pekan, Senin hingga Minggu, 12-25 Oktober 2020.
 
Restoran, rumah makan, dan kafe dibolehkanmelayani makan di tempat. Pemprov DKI juga mengizinkan acara live music digelar.
 
Baca: Ini Protokol Khusus Covid-19 PSBB Transisi DKI di Tiap Sektor Usaha
 
Selain itu, warga DKI dibolehkan menggelar acara pernikahan baik akad, pemberkatan, dan resepsi pernikahan. Sejumlah fasilitas olahraga dan pusat kebugaraan dapat beroperasi.
 
Tempat hiburan malam, spa, griya pijat, dan karaoke masih belum diizinkan buka karena berpotensi tinggi menjadi klaster penularan covid-19. Pelajar juga masih belajar secara daring di rumah.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif