Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Medcom.id/Nur Azizah)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Medcom.id/Nur Azizah)

DKI Impor 30 Ton Bawang Putih dari China

Nasional kebutuhan pokok Impor Bawang Putih
Nur Azizah • 07 Mei 2019 12:08
Jakarta:Pemprov DKI Jakarta mendapat kiriman bawang putih sebanyak 30 ton dari Henan, China. Barang tersebut langsung dibawa ke gudang Food Station di Pasar Induk Cipinang sebelum didistribusikan.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan stok bawang putih akan ditingkatkan dalam beberapa hari ke depan. Ada lima kontainer bawang putih yang diperkirakan masuk ke Ibu Kota dalam waktu dekat ini.
 
"Kemarin baru 30 ton. Nanti datang lagi sekitar lima kontainer. Per kontainer beratnya 29 sampai 30 ton ya. Jadi sekitar 145 ton kira-kira," kata Anies di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa, 7 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anies menyampaikan kebutuhan warga terhadap bawang putih mencapai 30 ton dalam sehari. Sementara itu, Pemprov baru memiliki stok 145 ton.
 
"Kebutuhan per hari 30 ton, berarti lima hari ya butuhnya sekitar 150 ton. Kita (saat ini) punya pasokan 145 ton. Mudah-mudahan itu akan bisa membantu mengendalikan harga karena suplainya terpenuhi" ujar dia.
 
Pagi ini, Anies bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah mengunjungi Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia ingin memastikan stok pangan terpenuhi dan harga-harga stabil.
 
Harga bawang putih di Pasar Kramat Jati mencapai Rp30 ribu per kilogram. Harga ini diklaim sudah turun dari sebelumnya.
 
"Jadi, harganya di Pasar Induk (Kramat Jati) itu Rp30 ribu per kilogram. Nanti di eceran tentu sedikit di atasnya. Tapi yang penting adalah pasokan suplainya itu tersedia. Nanti malam juga akan datang lagi, besok juga datang lagi," kata dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif