Ilustrasi: Perkampungan nelayan yang kumuh di Kapuk Muara, Jakarta Utara. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi: Perkampungan nelayan yang kumuh di Kapuk Muara, Jakarta Utara. Foto: MI/Ramdani

Gugus Tugas Reforma Agraria Akan Menata Kampung Kumuh Jakarta

Nasional kawasan kumuh pemprov dki
Nur Azizah • 31 Mei 2019 15:26
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria untuk menata kampung kumuh di Ibu Kota. Kampung kumuh ini muncul karena banyak sengketa lahan di Jakarta.
 
"Di Jakarta agak unik karena kami berhadapan tanah-tanah yang sudah diduduki, sudah berpenghuni tetapi status legalnya belum final. Artinya, belum final masih ada yang sengketa dan ada yang tidak jelas. Tim ini yang bertanggung jawab untuk melihat kasus-kasus itu," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Mei 2019.
 
Pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria ini mengikuti Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria, dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-pokok Agraria.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anies menyampaikan pembentukan tim ini bertujuan membuat peta jalan penyelesaian kasus pertanahan di Jakarta. Ia pun melibatkan sejumlah ahli, seperti ahli hukum agraria Nur Fauzi Rahman.
 
Nur Fauzi Rahman merupakan Ketua Badan Pelaksana Pembentukan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) pada 1995. Rahman dimandatkan untuk menyusun strategi dan solusi masalah pertanahan.
 
Sebelumnya, Direktur Konsolidasi Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Doni Janarto Widiantono mengatakan, hampir 49% dari luas wilayah Jakarta termasuk kawasan kumuh. Pihaknya telah memetakan bahwa terdapat kawasan kumuh di hampir 118 kelurahan dari 264 kelurahan di Ibu Kota.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif