Kawasan Monas direvitalisasi. MI/Pius Erlangga
Kawasan Monas direvitalisasi. MI/Pius Erlangga

Pemprov DKI Bela Kontraktor Revitalisasi Monas

Nasional Revitalisasi Monas
Sri Yanti Nainggolan • 24 Januari 2020 19:31
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta menyebut perizinan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) PT Bahana Prima Nusantara sudah sesuai prosedur. Izin revitalisasi Monas untuk PT Bahama keluar dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta.
 
"Terkait perizinan adalah clear," kata Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi DKI Jakarta Blessmiyanda dalam konferensi pers di Balairung Balai Kota DKI, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Menurut dia, PT Bahana memiliki kemampuan likuiditas keuangan dan pengalaman kemampuan dasar dalam penataan. Contohnya, pembangunan masjid di Padang, Sumatra Barat, dan sudah diverifikasi langsung ke lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Blessmiyanda menjelaskan, penawaran dilakukan melalui tender umum mengacu pada Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Selain itu, kata Blessmiyanda, pedoman teknis lelang merujuk pada Peraturan Lembaga Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Barang/Jasa Melalui Penyedia yang dikeluarkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa pemerintah (LKPP).
 
"Dari 100 lebih yang mendaftar, yang mengajukan penawaran ada dua, PT Bahana dan PT X," tambah dia.
 
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menjelaskan, revitalisasi Monas merujuk pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1995. Dalam Pasal 6, lanjut dia, gubernur disebutkan sebagai ketua badan pelaksana.
 
“Dalam melaksanakan tugasnya, gubernur bertanggung jawab kepada presiden melalui komisi pengarah," ujar dia.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif