Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan berbagai inovasi dan terobosan untuk mengendalikan banjir. Pemprov DKI Jakarta membangun tiga Ruang Limpah Sungai (RLS), yakni RLS Lebak Bulus, Brigif, dan Pondok Ranggon.
"Kita bersyukur kita bangga. bahwa alhamdulillah sebuah ikhtiar panjang yang dikerjakan, yang sempat mengalami tantangan karena kita diterpa pandemi akhirnya hari ini ikhtiar itu tuntas," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara Ruang Limpah Sungai Brigif, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Oktober 2022.
Anies menjelaskan salah satu pendekatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta yakni menggunakan nature base solution. RLS merupakan salah satu proyek pertama di Indonesia berbasis alam yang menangani limpahan air sungai agar dapat mengurangi beban aliran sungai di kawasan hilir atau saat dialirkan ke laut.
"Jadi, kita punya pendekatan baru, di mana kita sediakan ruang parkir sementara saat air sungai berlimpah, guna mengurangi beban di kawasan hilir sungai,” ujarnya.
Anies juga menerangkan prinsip kerja ruang limpah sungai ini mengambil konsep naturalisasi Sungai Kallang di Bishan-Ang Mo Kio Park, Singapura. Ruang limpah bisa dijadikan taman sewaktu musim kering dan menjadi penampungan air saat musim penghujan.
"Prinsip kerja ruang limpah sungai ini yang menahan di hulu Indonesia bukan pertama. Karena itu hari ini kita undang secara khusus bapak Dubes Singapura untuk ikut hadir karena kita lihat apa yang dikerjakan di Kallang River? Untung lokasinya cuma 1,5 jam dari Jakarta, jadi kita bisa terbang ke sana bisa lihat dan perhatikan," jelas dia.
Anies menjelaskan negara Belanda juga menjadi inspirasi membangun ruang untuk sungai. Ia mengingatkan untuk setiap negara mau belajar dari negara lain dan terbuka dengan adanya ilmu pengetahuan.
"Salah satu problem utama yang menyebabkan sebuah bangsa sering stagnan adalah karena enggan menerima kemajuan dan enggan menerima perubahan," tutur dia.
(Bianca Angelina Gendis)
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan berbagai inovasi dan terobosan untuk mengendalikan banjir.
Pemprov DKI Jakarta membangun tiga Ruang Limpah Sungai (RLS), yakni RLS Lebak Bulus, Brigif, dan Pondok Ranggon.
"Kita bersyukur kita bangga. bahwa alhamdulillah sebuah ikhtiar panjang yang dikerjakan, yang sempat mengalami tantangan karena kita diterpa pandemi akhirnya hari ini ikhtiar itu tuntas," kata Gubernur DKI Jakarta
Anies Baswedan dalam acara Ruang Limpah Sungai Brigif, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Oktober 2022.
Anies menjelaskan salah satu pendekatan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta yakni menggunakan nature base solution. RLS merupakan salah satu proyek pertama di Indonesia berbasis alam yang menangani limpahan air sungai agar dapat mengurangi beban aliran sungai di kawasan hilir atau saat dialirkan ke laut.
"Jadi, kita punya pendekatan baru, di mana kita sediakan ruang parkir sementara saat air sungai berlimpah, guna mengurangi beban di kawasan hilir sungai,” ujarnya.
Anies juga menerangkan prinsip kerja ruang limpah sungai ini mengambil konsep naturalisasi Sungai Kallang di Bishan-Ang Mo Kio Park, Singapura. Ruang limpah bisa dijadikan taman sewaktu musim kering dan menjadi penampungan air saat musim penghujan.
"Prinsip kerja ruang limpah sungai ini yang menahan di hulu Indonesia bukan pertama. Karena itu hari ini kita undang secara khusus bapak Dubes Singapura untuk ikut hadir karena kita lihat apa yang dikerjakan di Kallang River? Untung lokasinya cuma 1,5 jam dari Jakarta, jadi kita bisa terbang ke sana bisa lihat dan perhatikan," jelas dia.
Anies menjelaskan negara Belanda juga menjadi inspirasi membangun ruang untuk sungai. Ia mengingatkan untuk setiap negara mau belajar dari negara lain dan terbuka dengan adanya ilmu pengetahuan.
"Salah satu problem utama yang menyebabkan sebuah bangsa sering stagnan adalah karena enggan menerima kemajuan dan enggan menerima perubahan," tutur dia.
(
Bianca Angelina Gendis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGA)