Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Kawasan Tanah Abang, Jakarta. ANTARA/Zabur Karuru
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Kawasan Tanah Abang, Jakarta. ANTARA/Zabur Karuru

Demo Sopir Mikrolet M10 Bikin Tanah Abang Macet Total

Vera Triyani • 07 Mei 2014 15:07
medcom.id, Jakarta: Sejumlah sopir mikrolet M10 jurusan Tanah Abang - Jembatan Lima berdemonstrasi di Jalan Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat (depan Blok G dan Blok F Pasar Tanah Abang).
 
Dalam aksinya, para sopir memarkir mobil di tengah jalan sehingga arus lalu lintas sekitar Tanah Abang pun sempat macet parah.
 
"Kita ingin supaya M10 lewat Blok A, tapi enggak dibolehin alasannya kita bikin macet. Kita disuruh mutar lewat Jalan Jatibunder (belakang Blok G) langsung ke arah stasiun, sementara dari dulu juga penumpang kita adanya di Blok A," jelas salah satu sopir mikrolet M10, Endang, 54, saat ikut berdemo di Jalan Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat (7/5/2014).

Dirinya menuntut agar plang larangan mikrolet M10 melintasi Blok A Pasar Tanah Abang yang terpasang di Jalan Kebon Jati diturunkan dan diperbolehkan kembali melewati Blok A seperti sedia kala. "Dari dulu mikrolet M10 lewat Blok A, plang larangan ini dulu enggak ada," kata Endang.
 
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak mengatakan pengalihan rute mikrolet M10 jurusan Tanah Abang - Jembatan Lima tersebut dimaksudkan untuk mengembalikan rute awal mikrolet tersebut.
 
"Ini dari dinas, tujuan sebenarnya untuk penataan kembali trayek mereka karena memang trayek awal mereka tidak melewati Blok A-Blok B, tetapi lewat Jalan Jatibunder lalu langsung mengarah ke stasiun Tanah Abang," jelas Harlem.
 
Pihaknya sebelumnya juga telah melakukan sosialisasi kepada perusahaan mikrolet terkait dengan pengembalian rute awal trayek tersebut. Namun memang mendapat penolakan dari para sopir mikrolet M10.
 
"Rute ini sudah seminggu berjalan, sudah disosialisasikan baik lewat perusahaan mikroletnya atau petugas kita di lapangan, cuma enggak tahu infonya sampai atau tidak. Ternyata sekarang mereka tidak mau karena memang sudah tahunan lewat Blok A. Ya sudah sekarang diizinkan dulu lewat Blok A, yang penting jalan tidak tertutup, sambil mencari solusi terbaik dan menunggu keputusan lebih lanjut," tegas Harlem.
 
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tertib naik angkutan di halte yang disediakan. Pasalnya, penumpang yang tidak tertib membuat mikrolet M10 sering kali ngetem persis di depan Blok A Tanah Abang hingga menimbulkan kemacetan panjang di sekitar lokasi.
 
"Sebetulnya enggak boleh ngetem, tapi masyarakat naiknya di situ, enggak mau naik di halte, jadinya mikrolet ngetem di tengah jalan. Maka kita imbau kepada masyarakat agar menunggu angkutan di halte supaya enggak macet," tutup Harlem.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>