Proses pemasangan plang aset di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat,. Foto:Medcom/Christian
Proses pemasangan plang aset di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat,. Foto:Medcom/Christian

Metro Siang

Pemprov DKI Segera Gusur 50 KK di Karet Tengsin

Nasional penggusuran DKI Jakarta BPN Pemprov DKI aset negara
MetroTV • 01 Oktober 2021 01:16
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta akan menggusur 50 kepala keluarga (KK) di kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat dari tempat tinggalnya. Hal ini dilakukan Pemprov DKI atas dasar putusan pengadilan. Sebab tanah yang ditempati merupakan milik Pemprov DKI Jakarta.
 
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menetapkan lahan seluas 4.695 meter2 yang berada di Jalan Mutiara RT 007/04, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat sebagai lahan milik Pemrov DKI Jakarta. Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) telah memasang papan nama di tanah tersebut sebagai tanda kepemilikan sah.
 
"Sebagai bentuk kepemilikan sah ini melalui BPAD memasang pelang nama," kata reporter Metro TV, Aris Setya dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Kamis, 30 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Muhammad Hatta, seorang warga Karet Tengsin yang sudah tinggal di lahan tersebut selama 44 tahun mengaku menerima penggusuran ini. Ia mengatakan tidak masalah jika dilakukan penggusuran apabila dengan cara yang beradab.
 
"Ya memang menerima kalau memang Pemprov DKI Jakarta. Soalnya kan bukan pemilik perorangan tapi ada syaratnya jangan semena-mena," kata Hatta.
 
Ia menyatakan sudah menerima informasi putusan pengadilan tersebut sejak 3 Agustus 2021 dari Lurah setempat. Namun sampai saat ini, Pemerintah belum memberi informasi kepada warga Karet Tengsin terkait pemindahan tempat tinggal para warga.
 
"Belum dikasih tau mungkin nanti mau dipanggil sama Lurah kali besok atau lusa," lanjutnya.
 
Pemprov DKI Jakarta akan melakukan sejumlah cara sebagai tanda pengamanan aset di tanah tersebut yaitu secara fisik dengan memasang plang nama. Serta nantinya akan melakukan pengamanan aset secara administrasi berupa pengukuran lahan dan juga balik nama. (Aulya Syifa)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif