medcom.id, Jakarta: Trotoar menjadi daya tarik bagi PKL untuk berdagang. Maraknya pengemudi Bajaj dan transportasi daring yang mangkal menambah omzet dan barang dagangannya.
"Rata-rata 250 ribu sehari. Kadang kurang, kadang lebih. Tergantung hari," ucap Atep ketika berbincang dengan Metrotvnews.com, Rabu 25 Oktober 2017, di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Atep mengaku berdomisili di Bekasi. Dia mengatakan, pendapatan paling besar didapatkan dari hasil berjualan rokok dan pulsa. Terlebih, dengan semakin maraknya pengemudi tranportasi daring dan bajai yang mangkal, menambah pendapatannya.
"Dulu saya jual minuman sama koran. Sekarang koran diganti pulsa. Driver online dan pejalan kaki banyak yang beli pulsa," ungkapnya.
Senada, pengemudi ojek online, Buyung, mengaku mendapat keuntungan dari PKL yang berjualan di Trotoar. Menurutnya, PKL mempermudahnya membeli berbagai keperluhan dan menentukan lokasi penjemputan penumpangnya.
"Enggak perlu repot parkir kalau ada PKL. Kalau beli pulsa atau minum tinggal ngomong, langsung dianter. Kalau dapat penumpang, biasanya PKL bisa jadi lokasi jemput," Katanya.
medcom.id, Jakarta: Trotoar menjadi daya tarik bagi PKL untuk berdagang. Maraknya pengemudi Bajaj dan transportasi daring yang mangkal menambah omzet dan barang dagangannya.
"Rata-rata 250 ribu sehari. Kadang kurang, kadang lebih. Tergantung hari," ucap Atep ketika berbincang dengan
Metrotvnews.com, Rabu 25 Oktober 2017, di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Atep mengaku berdomisili di Bekasi. Dia mengatakan, pendapatan paling besar didapatkan dari hasil berjualan rokok dan pulsa. Terlebih, dengan semakin maraknya pengemudi tranportasi daring dan bajai yang mangkal, menambah pendapatannya.
"Dulu saya jual minuman sama koran. Sekarang koran diganti pulsa. Driver online dan pejalan kaki banyak yang beli pulsa," ungkapnya.
Senada, pengemudi ojek
online, Buyung, mengaku mendapat keuntungan dari PKL yang berjualan di Trotoar. Menurutnya, PKL mempermudahnya membeli berbagai keperluhan dan menentukan lokasi penjemputan penumpangnya.
"Enggak perlu repot parkir kalau ada PKL. Kalau beli pulsa atau minum tinggal ngomong, langsung dianter. Kalau dapat penumpang, biasanya PKL bisa jadi lokasi jemput," Katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)