Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Istimewa
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Istimewa

DKI Godok Aturan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Nasional Virus Korona perayaan natal dan tahun baru
Cindy • 15 November 2020 18:33
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggodok ketentuan protokol covid-19 untuk perayaan Natal dan Tahun Baru 2021. Perayaan Natal dan Tahun Baru di tengah pandemi covid-19 akan berbeda dengan tahun sebelumnya.
 
"Tahun baru ini, kita sedang cari format yang baik utamanya tidak ada kerumunan massa," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat dihubungi Medcom.id, Minggu, 15 November 2020.
 
Pemprov DKI tidak akan mengizinkan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Misalnya, konser musik, konser budaya, hingga tari-tarian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahun ini tidak ada lagi pengerahan massa seperti tahun sebelumnya. Kita akan laksanakan cara sesuai protokol kesehatan covid-19," ujar dia.
 
Baca: Jeritan Tenaga Kesehatan Usai Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19
 
Ariza mengatakan pihaknya akan berupaya keras mengantisipasi penyebaran virus korona selama libur Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, lonjakan kasus kerap terjadi saat libur panjang.
 
"Selama masih ada covid-19, kita tidak perkenankan kegiatan apa pun yang menimbulkan kerumunan dan menyebarkan virus," tegas Ariza.
 
Pasien positif covid-19 (virus korona) di DKI Jakarta bertambah 887 orang per Sabtu, 14 November 2020. Total kasus konfirmasi positif covid-19 di Ibu Kota mencapai 117.462.
 
Sebanyak 108.209 pasien covid-19 telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 92,1 persen. Sementara itu, 2.441 pasien meninggal dengan persentase kematian mencapai 2,1 persen.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif