Kepala Pengendalian Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Wahyono. Foto: Medcom.id/Cindy
Kepala Pengendalian Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Wahyono. Foto: Medcom.id/Cindy

PNS DKI Takut Bolos

Nasional pemprov dki Cuti Bersama
Cindy • 26 Desember 2018 17:12
Jakarta: Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019, pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov DKI Jakarta tidak ada yang membolos. Hal itu dikarenakan sanksi yang diberikan cukup berat.
 
"Sudah enggak ada yang berani bolos. Kalau bolos ada hukumannya. Dari teguran lisan sampai pemberhentian kerja," tutur Kepala Pengendalian Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Wahyono kepada Medcom.id, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Desember 2018.
 
Wahyono menambahkan keterlambatan PNS juga bisa diakumulasikan sebagai bolos. "Kalau setiap hari terlambat 30 menit, nanti dihitung dan diakumulasikan jadi sehari bolos," ucapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Peraturan Pemerintah (PP) 53 Tahun 2010 dan Peraturan Gubernur (Pergub) 409 Tahun 2016, tingkat hukuman disiplin bagi PNS yang membolos dibagi menjadi tiga, yakni:
 
1. Hukuman ringan
- Bolos lima hari: teguran lisan dan tidak menerima tunjangan kinerja daerah (TKD) selama sebulan.
- Bolos 6-10 hari: teguran tertulis dan tidak menerima TKD selama dua bulan.
- Bolos 11-15 hari: pernyataan tidak puas secara tertulis dan tidak menerima TKD selama tiga bulan.
 
2. Hukuman sedang
- Bolos 16-20 hari: penundaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) selama 1 tahun dan tidak menerima TKD selama enam bulan.
- Bolos 21-25 hari: penundaan Kenaikan Pangkat selama 1 tahun dan tidak menerima TKD selama 12 bulan.
- Bolos 26-30 hari: penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun dan tidak menerima TKD selama 18 bulan.
 
3. Hukuman berat
- Bolos 31-35 hari: penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun dan tidak menerima TKD selama 24 bulan.
- Bolos 36-40 hari: pemindahan (mutasi) dalam rangka penurunan jabatan (eselon) setingkat lebih rendah dan tidak menerima TKD selama 30 bulan.
- Bolos 41-45 hari: pembebasan dari jabatan dan tidak menerima TKD selama 36 bulan
- Bolos lebih dari 46 hari: pemberhentian dengan hormat.
 

 

(UWA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif