Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif. Foto: MI/Galih Pradipta
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif. Foto: MI/Galih Pradipta

Anies Diminta Lebih Cermat dalam Perencanaan

Nasional dki jakarta
Theofilus Ifan Sucipto • 18 Juli 2019 17:29
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus lebih cermat dalam perencanaan. Sehingga, pembongkaran instalasi bambu Getah Getih tak terulang.
 
"Saya mengingatkan perencanaan yang baiklah. Tidak asal-asalan," kata Sekretaris Komisi A DPRD DKI Syarif saat dihubungi, Kamis, 18 Juli 2019.
 
Syarif mengaku belum mengetahui sumber pendanaan untuk pemasangan instalasi bambu Getah Getih. Dana tersebut bisa diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau (pendanaan) dari CSR tergantung kepada yang memberikan (dana) mubazir atau tidaknya," ujar Syarif.
 
Namun bila dana yang diambil dari APBD, Syarif meminta perencana instalasi bambu itu bertanggung jawab. Perencana harus menjelaskan kepada publik penyebab bambu tersebut dibongkar.
 
Politikus Gerindra itu meminta Anies tidak mengulangi kesalahannya. Pasalnya, bambu karya seniman Joko Avianto itu belum satu tahun berdiri.
 
Di sisi lain, Syarif tak mau berkomentar mengenai kondisi lingkungan Jakarta yang menyebabkan bambu tersebut cepat rapuh. Dia lebih menitikberatkan pada pertanggungjawaban keuangan.
 
"Saya punya kewajiban mengingatkan pemerintah. Yang mengusulkan rencana itu harus bertanggung jawab," pungkasnya.
 
Pemprov DKI Jakarta membongkar bambu Getah Getih yang terpasang di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Karya senilai Rp550 juta itu mulai rusak.
 
"(Bambu Getah Getih) tidak dapat digunakan lagi," kata Kepala Dinas Perhutanan DKI Suzi Marsitawati, di Jakarta.
 
Menurut Suzi, bambu merapuh di berbagai sisi. Jalinan bambu yang dipasang melingkar memanjang itu mulai terlepas dan berjatuhan.
 
Karya seni Getah Getih terbuat dari 1.600 batang bambu dari jenis awitali dan betung. Butuh waktu sekitar satu minggu bagi seniman Joko Avianto menyelesaikan karya seni tersebut demi mempercantik Ibu Kota menyambut Asian Games 2018.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif