Warga Jakarta Disebut Belum Menikmati KJP Plus

Nur Azizah 12 September 2018 16:27 WIB
kjp plus
Warga Jakarta Disebut Belum Menikmati KJP Plus
Gembong Warsono foto doc DPRD DKI
Jakarta: Warga Jakarta disebut belum merasakan keunggulan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang dibanggakan Anies Baswedan. Program itu menjadi jualan Anies dan Sandiaga saat kampanye Pilkada DKI 2017.
 
"KJP Plus ini kan program prioritas, cuma sampai hari ini plusnya itu belum kelihatan. Mohon maaf, malah yang dirasakan masyarakat adalah penurunan jumlah penerima KJP," kata Gembong di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 12 September 2018.
 
Gembong menyampaikan, banyak siswa yang tidak lagi menerima KJP Plus pada 2018. Padahal, kondisi ekonomi keluarga siswa tersebut belum berubah.
 
"Status orangnya masih, ekonominya masih sama. Jadi, plusnya di mana? Katanya program unggulan, harusnya plusnya menyempurnakan, bukan justru mengurangi, kemarin dapat sekarang tidak," ungkapnya.

Baca: Tarik Tunai KJP Plus Kemunduran

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto menjelaskan, anggaran Rp 3,975 triliun pada 2018 sebenarnya sudah dialokasikan untuk 872 ribu penerima. Namun, baru 805 ribu siswa yang menerima KJP Plus pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018.
 
Bowo menyebut masih ada slot untuk puluhan ribu siswa yang berhak menerima KJP Plus, namun belum mendapatkannya pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Dia meminta orang tua siswa untuk mendaftar ulang.
 
"Orang tua harus memperbarui enam bulan sekali, melakukan pendaftaran di sekolah. Kami masih memberi kesempatan pendaftaran calon penerima KJP Plus sampai 19 September," pungkas dia.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id