Pemprov DKI Jakarta melakukan pemugaran terhadap sejumlah rumah di perkampungan Bentengan, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/ Kautsar Widya Prabowo.
Pemprov DKI Jakarta melakukan pemugaran terhadap sejumlah rumah di perkampungan Bentengan, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/ Kautsar Widya Prabowo.

Sampah Ikut Mewarnai Sunter Jaya

Nasional perkampungan pemukiman kumuh
Kautsar Widya Prabowo • 30 Maret 2018 20:59
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pemugaran di perkampungan Bentengan, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara.
 
Pemprov DKI berusaha menghilangkan kesan kumuh pada permukiman yang berbatasan langsung dengan tanggul Danau Sunter satu tersebut. Sejumlah rumah dicat ulang dengan warna yang kontras antara satu sama lain.
 
Deretan rumah tersebut terlihat indah jika dipandang dari Jalan Raya Sunter Agung, lokasi yang berseberangan dengan perkampungan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, di balik keindahan warna-warni permukiman, masih ada sampah yang merusak pemandangan mata.
 
Dari pantauan Medcom.id di lokasi, deretan kandang unggas, puing bangunan, sampah rumah tangga hingga kasur tidak terpakai masih berserakan di balik keindahan tanggul warna-warni.
 
Sampah Ikut <i>Mewarnai</i> Sunter Jaya
Sampah masih berserakan di sejumlah lokasiperkampungan Bentengan, Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/ Kautsar Prabowo.
 
Pemerintah terkesan acuh pada sampah tersebut dan hanya fokus mempercantik bangunan.
 
131 pasukan oranye daerah Sunter Jaya dikerahkan untuk merampungkan pengecatan. Meski ada regu yang bertugas membersihkan sampah, namun masih banyak sampah yang terlihat menumpuk di sejumlah tempat tersebut.
 
Salah satu warga bernama Andri mengatakan, sejak petugas kebersihan dikerahkan untuk melakukan pengecatan, banyak sampah-sampah yang tidak diurus.
 
"Sudah dua bulan mereka (petugas) lakukan pengecatan, banyak sampah-sampah depan selokan yang terbengkalai," kata Andri saat berbincang dengan Medcom.id di lokasi, Jumat, 30 Maret 2018.
 
Sementara itu, Ketua RT 07/RW 05 bernama Dedy mengaku sudah mengimbau warganya agar tidak membuang sampah sembarangan, ia juga berharap ada petugas yang diterjunkan untuk membersihkan sampah yang masih berserakan.
 
"Sampai saat ini sampah gak bisa berbohong lah, syukur-syukur ada yang menangani sampah," ungkap Dedy.
 
Meski masih menyisakan masalah, langkah Pemprov DKI untuk melakukan pemugaran di wilayah tersebut mendapat respons positif dari sejumlah warga.
 
Dengan melakukan pengecatan pada sejumlah rumah, kesan kumuh seperti memudar, terutama sejumlah rumah yang berdiri di pinggir Danau Sunter.
 
Indra, 40, warga Sunter yang tinggal sejak 12 tahun lalu mengatakan, warna merah berpadu kuning yang menghiasai tembok rumahnya telah memberi kesan cerah.
 
Senada dengan Indra, Muklis, 54, merasakan nuansa yang baru pada rumahnya. Jika sebelumnya rumah Muklis terlihat usang, kini rumahnya terlihat lebih apik dengan warna merah berpadu hijau.
 
"Ya bagus lah, sekarang pemandanganya bagus di depan rumah saya," ungkap Muklis.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif