Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara mengucapkan selamat kepada Ahok usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, Rabu 19 November 2014. Antara Foto/Widodo S. Jusuf
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara mengucapkan selamat kepada Ahok usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, Rabu 19 November 2014. Antara Foto/Widodo S. Jusuf

Gusur Kalijodo, Ahok Mengaku Didukung Jokowi-JK

LB Ciputri Hutabarat • 19 Februari 2016 19:23
medcom.id, Jakarta: Presiden Joko Widodo hanya tersenyum mengetahui rencana Ahok menggusur bangunan di Kalijodo. Ahok menilai senyum itu sebagai pertanda Jokowi setuju.
 
"Pak Jokowi hanya senyum-senyum saja. Artinya, oke. Dia cuma ngomong hasta la vista bahasa Arnold di film Terminator," kata Ahok sambil tertawa di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/2/2016).
 
Hasta la vista bahasa Spanyol yang berarti selamat tinggal. Aktor Arnold Schwarzenegger mengucapkan kalimat itu saat menembak musuh dalam Film Terminator 2.

Mantan kader Golkar ini tak khawatir bila warga Kalijodo mengirim surat kepada Wakil Presiden Jusuf Kall. Sebab, menurut Ahok, JK juga mendukung penggusuran bangunan di Kalijodo.
 
"Justru Pak JK bilang siapa pun yang melanggar aturan harus ditindak," ujar Ahok.
 
Selain dari Presiden dan Wapres, Ahok juga mendapat dukungan Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana, dan Pangkostrad Letjen Eddy Rahmayadi.
 
Pemerintah akan menggusur bangunan di Kalijodo karena kawasan itu masuk lahan hijau. Setelah bangunan rata dengan tanah, kawasan itu akan diubah menjadi ruang terbuka hijau.
 
Saat ini, ruang terbuka hijau di Jakarta masih 9,8 persen dari total luas wilayah. Target pemerintah ruang terbuka hijau 30 persen dari luas wilayah Jakarta.
 
Sebelumnya, pemerintah mengembalikan fungsi lahan hijau salah satunya Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio. Informasi yang diterima Metrotvnews.com, bangunan di Kalijodo digusur pada 29 Februari.
 
Ahok mengatakan jumlah ruang terbuka hijau di Jakarta terus menurun. Padahal, idealnya ruang terbuka hijau seluas 30 persen dari luas wilayah Jakarta.
 
"DKI pernah capai ruang terbuka hijau 10 persen. Tapi sekarang turun di bawah 10 persen," ujar Ahok, sapaan Basuki.
 
Ahok menjelaskan, luas tanah di Ibu Kota tak akan bertambah. Sedangkan lahan yang seharusnya untuk ruang terbuka hijau banyak yang dikuasai warga.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan