Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menunjukkan senjata tajam hasil penggeledahan kafe di Kalijodo
Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian menunjukkan senjata tajam hasil penggeledahan kafe di Kalijodo

Ratusan Senjata di Kalijodo Diduga untuk Serang Aparat

Antara • 21 Februari 2016 07:09
medcom.id, Jakarta: Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi menduga  puluhan senjata tajam dan ratusan anak panah yang ditemukan di kawasan Kalijodo, Jakarta Utara, digunakan untuk menyerang aparat.
 
"Semua temuan itu jelas-jelas bentuk intimidasi. Kalau sampai ada 400 anak panah di kafe-kafe yang disisir oleh petugas, artinya sudah ada persiapan untuk melakukan penyerangan," kata Rustam seusai operasi Penyakit Sosial
Masyarakat (Pekat) Jaya di Jakarta, Sabtu (20/2/2016) malam.
 
Meskipun demikian, pihaknya tidak akan gentar dalam melakukan penertiban di kawasan tersebut. Hari ini, sebanyak 30 lepala keluarga (KK) di Kalijodo sudah diajak untuk melihat langsung kondisi di rumah susun (rusun) di Marunda.

"Kami memang sudah siapkan unit-unit rusun. Bahkan, tadi kami mengajak
30 KK untuk meninjau lokasi Rusun Marunda. Setelah melihat secara langsung,
kemungkinan besar warga bersedia direlokasi, apalagi sudah mendaftar di Posko Penjaringan," ujar Rustam.
 
Hingga kini, jumlah warga Kalijodo yang mendaftarkan diri untuk direlokasi ke rusun tercatat sebanyak 72 KK. Proses relokasi warga ke rusun akan dilakukan secara bertahap.
 
Lebih lanjut, dia mengungkapkan di kawasan Kalijodo telah dipasang kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di empat titik. Kamera-kamera pengawas itu merupakan bentuk pengawasan dan menjadi domain kepolisian.
 
Sebelumnya, polisi menggerebek Intan Cafe milik Daeng Aziz,  di Kalijodo, Jakarta Utara, Sabtu 20 Februari pagi. Intan Cafe tergolong megah dibandingkan tempat hiburan malam lain di Kalijodo. Bangunan Intan Cafe berlantai tiga.
 
Polisi menerobos masuk ke kafe dan  menemukan dua pria dan lima wanita pekerja seks. Dalam operasi tersebut diamankan 33 senjata tajam, dua palu, delapan linggis, tiga tang, sembilan obeng, satu senapan angin, 436 anak panah, dua celurit, sembilan golok, satu sangkur, satu gunting, satu pahat, satu pisau, satu tombak, delapan ketapel, dan 22 karet ketapel.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(Des)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan