medcom.id, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan mengaudit proses pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Audit itu membuat Basuki Tjahaja Purnama berang.
Gubernur DKI Jakarta itu merasa dirinya tak dipercaya. Dia merasa, Badan tersebut kini sedang mengincar kesalahannya. Menurut Ahok, BPK masih tak percaya dirinya serius membereskan DKI Jakarta.
"BPK saja yang enggak percaya sama saya masalah Sumber Waras," kata Ahok di Balai Agung, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).
Ahok mencurahkan kegelisahannya itu di depan pegawai negeri sipil. Menurut Ahok, BPK mencurigai dirinya memerintah bawahannya untuk membeli dan membayar lahan Sumber Waras. Sampai-sampai BPK menyita telepon seluler dan memanggil seluruh pejabat terkait.
Menurut suami Veronika Tan itu, dirinya puas meski diincar BPK. Sebab, tuduhan BPK hingga saat ini belum terbukti. Dia mengaku, bakal membiarkan BPK mencari-cari kesalahannya. Ahok lebih berharap BPK sadar tuduhannya tidak benar.
"Saya senang dikejar-kejar karena bisa melawan orang yang menyangka saya korupsi," tukasnya.
medcom.id, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan mengaudit proses pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Audit itu membuat Basuki Tjahaja Purnama berang.
Gubernur DKI Jakarta itu merasa dirinya tak dipercaya. Dia merasa, Badan tersebut kini sedang mengincar kesalahannya. Menurut Ahok, BPK masih tak percaya dirinya serius membereskan DKI Jakarta.
"BPK saja yang enggak percaya sama saya masalah Sumber Waras," kata Ahok di Balai Agung, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).
Ahok mencurahkan kegelisahannya itu di depan pegawai negeri sipil. Menurut Ahok, BPK mencurigai dirinya memerintah bawahannya untuk membeli dan membayar lahan Sumber Waras. Sampai-sampai BPK menyita telepon seluler dan memanggil seluruh pejabat terkait.
Menurut suami Veronika Tan itu, dirinya puas meski diincar BPK. Sebab, tuduhan BPK hingga saat ini belum terbukti. Dia mengaku, bakal membiarkan BPK mencari-cari kesalahannya. Ahok lebih berharap BPK sadar tuduhannya tidak benar.
"Saya senang dikejar-kejar karena bisa melawan orang yang menyangka saya korupsi," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)