NEWSTICKER
Warga berkegiatan di kawasan Monas. Foto: MI/Susanto
Warga berkegiatan di kawasan Monas. Foto: MI/Susanto

Revitalisasi Monas Tak Libatkan Pembuat Desain

Nasional Revitalisasi Monas
Cindy • 12 Februari 2020 17:30
Jakarta: Pemenang desain revitalisasi Monas, PT Labo Indonesia, menyayangkan keputusan Pemprov DKI yang tidak melibatkan mereka. Skema sayembara Pemprov DKI membuat desain yang menang dibeli lepas.
 
"Masalah sebetulnya ada di skema sayembara di Indonesia. Seharusnya pemenang sayembara itu memiliki bagian pengembangan desain dan pengawasan," ucap Arsitek PT Labo Indonesia Deddy Wahjudi di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Februari 2020.
 
Desain awal yang dibuatnya bisa berubah seiring dengan kebutuhan atau kondisi di lapangan. Tanpa pelibatan PT Labo Indonesia, dikhawatirkan terjadi penyimpangan dalam pengerjaan revitalisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sayang kami tidak ada di sana saat pengambilan keputusan. Kami menyayangkan hal ini, karena bisa menimbulkan perbedaan interpretasi," kata Deddy.
 
Revitalisasi Monas Tak Libatkan Pembuat Desain
Arsitek PT Labo Indonesia Deddy Wahjudi. Foto: Medcom.id/Cindy
 
Deddy berharap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Ikatan Arsitek Indonesia bisa mendorong pembentukan regulasi terkait sayembara desain. Sehingga pemenang desain sayembara bisa dilibatkan sebagai pengawas pembangunan.
 
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengakui belum ada regulasi yang mengatur pemenang sayembara desain dilibatkan dalam pengawasan pembangunan. Sehingga, Pemerintah Provinsi DKI tak bisa menyalahi aturan.
 
"Mereka (PT Labo Indonesia) hanya mendesain saja. Seharusnya lomba apapun mereka harus detail terkait komponen yang dibutuhkan, tapi ini kan tidak," ujar Ida.
 

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif