Warga beraktivitas di permukiman kumuh di kawasan Kebon Pala, Jakarta, Senin. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Warga beraktivitas di permukiman kumuh di kawasan Kebon Pala, Jakarta, Senin. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

11 RW Kumuh di DKI Ditata Tahun Ini

Cindy • 10 Agustus 2020 12:23
Jakarta: Sebanyak 11 rukun warga (RW) kumuh bakal ditata pada 2020. Penataan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.
 
"Belum implementasi, baru perencanaan. (Sebanyak) 11 RW akan kita tindaklanjuti tahun ini," ujar Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Retno, kepada Medcom.id, Senin, 10 Agustus 2020.
 
Berdasarkan salinan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta pada 2018-2022 di laman Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, 10 RW ditata pada 2018, dan 40 RW pada 2019. Pemprov DKI juga akan menata 56 RW pada 2020, 46 RW pada 2021, dan 48 RW pada 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Retno menyebut total penataan terealisasi pada 2019 tercatat 67 RW pada. Anggaran yang digelontorkan Rp298 miliar.
 
Baca: DKI Rampung Tata 67 RW Kumuh
 
Pemprov DKI juga berupaya menata 56 RW pada tahun ini sesuai RPJMD. Pemprov DKI akan mencari corporate social responbility (CSR) untuk merealisasikan target tersebut. Sebab, anggaranya masih difokuskan untuk penanganan covid-19.
 
"Makanya baru 11 RW yang akan ditindaklanjuti. (Sebanyak) 45 RW sisanya masih CAP (community action plan), kita lagi usahakan untuk cari pengembang dan CSR agar bisa ditata tahun ini," kata dia.
 
CAP merupakan program kegiatan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjadi acuan keberlanjutan program penataan kawasan. Anggaran penataan kawasan berasal dari pihak ketiga.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif