Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus. Medcom.id/Intan Yunelia
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus. Medcom.id/Intan Yunelia

Gerindra dan PKS Terbelah di DKI 2

Nasional Pengganti Sandiaga Uno
Nur Azizah • 09 Juli 2019 19:20
Jakarta: Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum satu suara terkait mekanisme pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Utamanya, soal syarat kuorum pemilihan Wagub DKI di DPRD.
 
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Wagub DKI Bestari Barus mengatakan fraksi PKS menginginkan syarat kuorum 50 persen plus 1 dari seluruh anggota DPRD DKI Jakarta yang jumlahnya sebanyak 106 orang. Sedangkan, Fraksi Gerindra ingin syarat kourum 3/4 dari jumlah anggota DPRD.
 
"Kelihatannya masih ada perdebatan tentang kourumnya. Apakah 3/4 atau 50 persen plus 1. Dua partai pengusung kelihatannya menginginkan hal yang berbeda," kata Bestari di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Warga DKI Dianggap Merugi Tanpa Wagub
 
Bestari mengatakan, Pansus sejatinya telah menyetujui usulan syarat kuorum versi PKS. Namun, belakangan Gerindra berbeda pandangan dan mengajukan syarat kuorum sebanyak 3/4 dari jumlah anggota Parlemen DKI dengan alasan agar lebih kuar.
 
"Maka hal-hal seperti ini nanti dibahas lagi di rapat yang lebih besar, yaitu rapat pimpinan gabungan. Tentu akan dibicarakan lebih mendalam lagi untuk revisi yang terakhir," ujar Bestari.
 
Ketua Fraksi NasDem ini memastikan masalah tersebut selesai besok. Berdasarkan jadwal, Pansus Wagub DKI akan menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk menyempurnakan tata tertib pemilihan.
 
"Besok itu rapimgab. Lalu senin depan Paripurna pengesahan tatib (tata tertib) sekaligus pengumuman nama-nama panitia pemilihan," pungkasnya.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif