medcom.id, Jakarta: Pekerja Harian Lepas (PHL) Monas sudah bekerja sejak pukul empat subuh setelah perayaan pergantian tahun digelar. Namun mereka tidak mendapatkan uang lembur.
PHL Monas, Suhati, 46 mengatakan, dirinya tidak memperoleh bonus atau uang lembur walaupun bekerja sejak pukul 4.00 WIB atau satu jam lebih awal dari waktu biasa.
"Belum dapat uang lembur. Tidak ada pemberitahuan juga dari atasan. Saya hanya dapat gaji biasa Rp2,7 juta per bulan ," kata perempuan asal Bogor ini kepada Metrotvnews.com di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/1/2016).
Sesuai jadwal, dia harusnya bisa pulang pukul 14.00 WIB. Namun, dia belum tentu bisa pulang tepat waktu jika sampah di Monas masih banyak yang berserakan. "Kadang suka jam 5 sore, tergantung banyak sampah atau tidak," kata ibu dua anak itu.
Suhati biasa membersihkan sampah di sektor barat Monas. Namun, karena ada perayaan tahun baru, ia ditugaskan membantu PHL lain membersihkan sampah di Plaza Monas yang menjadi pusat keramaian.
"Tadi disuruh bantu di tengah karena banyak sampahnya. Tadi saya bantuk Pak Mansur," ujarnya.
Hal serupa juga diakui PHL Monas Lainnya, Danang tidak mendapat uang lembur meski kerja melewati waktu tugas. Ini kali pertama ia bekerja sebagai PHL setelah sebelumnya bekerja di pabrik roti.
"Baru dapat kontrak. Pokoknya masih baru Januari ini. Sebelumnya kerja di pabrik roti dua bulan," kata pria asal Bandung ini.
medcom.id, Jakarta: Pekerja Harian Lepas (PHL) Monas sudah bekerja sejak pukul empat subuh setelah perayaan pergantian tahun digelar. Namun mereka tidak mendapatkan uang lembur.
PHL Monas, Suhati, 46 mengatakan, dirinya tidak memperoleh bonus atau uang lembur walaupun bekerja sejak pukul 4.00 WIB atau satu jam lebih awal dari waktu biasa.
"Belum dapat uang lembur. Tidak ada pemberitahuan juga dari atasan. Saya hanya dapat gaji biasa Rp2,7 juta per bulan ," kata perempuan asal Bogor ini kepada Metrotvnews.com di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/1/2016).
Sesuai jadwal, dia harusnya bisa pulang pukul 14.00 WIB. Namun, dia belum tentu bisa pulang tepat waktu jika sampah di Monas masih banyak yang berserakan. "Kadang suka jam 5 sore, tergantung banyak sampah atau tidak," kata ibu dua anak itu.
Suhati biasa membersihkan sampah di sektor barat Monas. Namun, karena ada perayaan tahun baru, ia ditugaskan membantu PHL lain membersihkan sampah di Plaza Monas yang menjadi pusat keramaian.
"Tadi disuruh bantu di tengah karena banyak sampahnya. Tadi saya bantuk Pak Mansur," ujarnya.
Hal serupa juga diakui PHL Monas Lainnya, Danang tidak mendapat uang lembur meski kerja melewati waktu tugas. Ini kali pertama ia bekerja sebagai PHL setelah sebelumnya bekerja di pabrik roti.
"Baru dapat kontrak. Pokoknya masih baru Januari ini. Sebelumnya kerja di pabrik roti dua bulan," kata pria asal Bandung ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)