medcom.id, Jakarta: Gedung Cipta Niaga adalah salah satu bangunan peninggalan kolonial Belanda yang akan dipugar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun depan. Usut punya usut, ternyata gedung ini sering digunakan sebagai lokasi syuting film maupun sinetron.
"Oh, Cipta Niaga itu sering dijadiin tempat syuting. Yang paling sering itu buat FTV. Kalau film mah kadang-kadang aja," kata tukang ojek yang biasa mangkal di Jalan Kali Besar Timur Jakarta Barat, Erwin, Kamis (9/10/2014).
Revitalisasi kawasan Kota Tua adalah bagian dari proyek 'bersolek' Pemprov DKI sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Gedung Cipta Niaga adalah gedung pertama yang akan dipugar pada awal 2015. Properti milik PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Perseoro) ini terletak di Jalan Kali Besar Timur tidak jauh dari Museum Fattahilah dan Museum Wayang.
"Cuma denger-denger aja katanya mau direnovasi. Ya bagus dah biar jadi cakep itu kan udah pada gompel-gompel itu temboknya," tutut Erwin.
medcom.id, Jakarta: Gedung Cipta Niaga adalah salah satu bangunan peninggalan kolonial Belanda yang akan dipugar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun depan. Usut punya usut, ternyata gedung ini sering digunakan sebagai lokasi syuting film maupun sinetron.
"Oh, Cipta Niaga itu sering dijadiin tempat syuting. Yang paling sering itu buat FTV. Kalau film mah kadang-kadang aja," kata tukang ojek yang biasa mangkal di Jalan Kali Besar Timur Jakarta Barat, Erwin, Kamis (9/10/2014).
Revitalisasi kawasan Kota Tua adalah bagian dari proyek 'bersolek' Pemprov DKI sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Gedung Cipta Niaga adalah gedung pertama yang akan dipugar pada awal 2015. Properti milik PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Perseoro) ini terletak di Jalan Kali Besar Timur tidak jauh dari Museum Fattahilah dan Museum Wayang.
"Cuma denger-denger aja katanya mau direnovasi. Ya bagus dah biar jadi cakep itu kan udah pada gompel-gompel itu temboknya," tutut Erwin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)