Sekda DKI Saefullah. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
Sekda DKI Saefullah. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo

Sekda Belum Diajak Ngobrol Soal Cawagub DKI

Nasional cawagub dki Pengganti Sandiaga Uno
Sri Yanti Nainggolan • 08 November 2019 17:11
Jakarta: Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengaku belum diajak bicara terkait pengusungan dirinya sebagai calon wakil gubernur (cawagub). Dia masuk radar Partai Gerindra.
 
"Saya malah belum diberitahu. Jadi belum tahu ada maksud apa. Saya kan setiap hari di sini, jadi tak ikut sampai ranah politik," kata Saefullah di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 8 November 2019.
 
Menurut dia, urusan pemilihan wagub DKI hak partai pengusung Gubernur Anies Baswedan, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dari empat calon yang disebutkan Gerindra, Saefullah mengaku presentase dirinya menjadi cawagub tak pasti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya nomor berapa, kan masih ada nomor satu dan dua begitu lo, masih ada nomor tiga. Mungkin itu yang prioritas," tambah dia.
 
Misalkan memang diusulkan, Saefullah merasa akan kesulitan karena sadar tak cakap dalam berpolitik. Hal ini mengingat hingga sekarang belum ada pembicaraan mengarah ke sana baik secara formal maupun informal.
 
"Kemarin ngobrol soal KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara 2020). Jadi belum ngobrol sampai situ. Kira-kira 10 hari lalu," kata dia.
 
Terkait perasaan masuknya bursa usulan cawagub dan siap tidak dirinya, Saefullah tak banyak berkomentar. "Dari senyumnya aja dilihat, senang apa tidak," jawab dia semringah.
 
Sebelumnya, DPD Gerindra mengirimkan surat perubahan nama usulan cawagub DKI Jakarta kepada DPP PKS dengan empat nama di dalamnya. Salah satu nama itu Saefullah.
 
"Karena menurut kami, yang memadai, walau dari luar kami terima juga. Sekda kan menurut kami mumpuni jadi wagub," kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik, Kamis, 7 November 2019.
 
Taufik mengatakan nama pejabat tinggi di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut diambil berdasarkan penilaian objektif internal partai. Kendati demikian, Taufik mengatakan usulan ini belum diketahui Saefullah.
 
"Sekdanya belum tahu juga tuh. Benar-benar saya enggak bohong, mudah-mudahan enggak marah dia. Ini memang kami nilai, susun nama siapa dari luar yang dicalonkan, rekam jejaknya bagus. Nah keluarlah nama Sekda DKI," ucap Taufik.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif