Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait berbincang bersama korban perdagangan manusia. (Foto: Antara/Septianda Perdana).
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait berbincang bersama korban perdagangan manusia. (Foto: Antara/Septianda Perdana).

Tiga Sasaran Empuk Pelaku Perdagangan Anak

Achmad Zulfikar Fazli • 07 September 2016 01:20
medcom.id, Jakarta: Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyebut kejahatan trafficking atau perdagangan anak di bawah umur saat ini sudah tersusun secara terorganisir dan sistematis. Ada beberapa kriteria korban perdagangan anak yang kerap menjadi target para pelaku.
 
Komisioner Komnas PA Mike Maria membeberkan, kriteria pertama korban trafficking rata-rata memiliki masalah dalam keluarga. Mayoritas korban berasal dari keluarga yang kurang harmonis.
 
Kedua, korban berasal dari kalangan kurang mampu atau kelas ekonomi bawah. Bahkan menurutnya, kalangan ini yang paling sering menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan trafficking.

"Jadi memang faktor ekonomi mempunyai pengaruh yang lebih banyak," ungkap Mike di Kantor Komnas PA, Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur, Selasa (6/9/2016).
 
Terakhir, pelaku kejahatan trafficking juga banyak menyasar korban-korban yang telah berpisah dengan kedua orang tuanya.
 
Sementara itu, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait meminta aparat untuk bergerak cepat membongkar kasus perdagangan anak di bawah umur. Terlebih, kasus tersebut saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.
 
"Ini harus dibongkar," tegas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(HUS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>