Ilustrasi TransJakarta. Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi TransJakarta. Foto: MI/Arya Manggala

Akhir 2022, DKI Targetkan Cakupan Transportasi Umum Capai 95%

Antara • 20 Mei 2022 15:26
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan cakupan layanan transportasi umum mencapai 95 persen wilayah Ibu Kota pada akhir 2022. Saat ini cakupannya masih 82 persen.
 
"Misi kami mengubah Jakarta dari kota yang didominasi lalu lintas padat dan tercemar menjadi kota global yang memiliki transportasi publik berkelanjutan, aman, dan nyaman," kata Asisten Perekonomian dan Keuangan Provinsi DKI Sri Haryati dalam webinar soal mobilitas di Jakarta, Jumat, 20 Mei 2022.
 
Pemprov DKI akan berupaya untuk mencapai target itu. Antara lain menata kawasan stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) hingga mengintegrasikan layanan transportasi berbasis komuter dengan berbagai moda transportasi lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tujuannya untuk layanan lebih baik dan perpindahan penumpang yang lebih nyaman," ujar dia.
 
Pihaknya berencana melakukan revitalisasi trotoar sepanjang 346 kilometer untuk memberikan kenyamanan pejalan kaki. Selain itu, juga mendukung mobilitas warga dengan bersepeda dengan panjang jalur yang dimiliki saat ini mencapai 103,5 kilometer.
 
Sri mengungkapkan DKI Jakarta memiliki sekitar 10,5 juta penduduk. Jumlah itu tidak termasuk sekitar empat juta warga dari penyangga Jakarta yang melakukan mobilitas ke pusat kota.
 
Baca: Penumpang TransJakarta Tetap Wajib Bermasker
 
Dia melanjutkan mobilitas tersebut menghasilkan sekitar 35 juta perjalanan setiap hari di Jakarta yang didominasi kendaraan pribadi. Jumlah itu berkontribusi terhadap kemacetan dan polusi udara.
 
Sri mengungkapkan upaya menambah cakupan transportasi umum itu untuk mendukung mobilitas warga Jakarta ke depan khususnya ketika tidak lagi menjadi Ibu Kota Negara. Pemprov DKI juga menargetkan penggunaan bahan bakar dari energi listrik untuk 100 unit bus TransJakarta.
 
"Saat ini, baru 30 unit armada bus TransJakarta yang sudah mengaspal di jalanan Jakarta menggunakan bahan bakar berbasis listrik," ungkap dia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif