Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memasang spanduk penyegelan tempat hiburan malam Alexis, Jakarta, 29 Maret 2018. MI/Pius Erlangga.
Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memasang spanduk penyegelan tempat hiburan malam Alexis, Jakarta, 29 Maret 2018. MI/Pius Erlangga.

Pendapatan PKL Sekitar Alexis Menurun

Nasional penutupan hotel alexis
Intan Yunelia • 30 Maret 2018 17:42
Jakarta: Penutupan kawasan hiburan malam Alexis berdampak pada penghasilan warga sekitar. Pedagang kaki lima dan juru parkir kehilangan mata pencarian.
 
Salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya mengaku sebagai penjual rokok di sebelah Hotel Alexis. Sejak hotel tersebut ditutup, pendapatannya menurun drastis.
 
"Sejak ditutup, bisa dihitung jari berapa orang yang beli rokok. Biasanya yang beli orang yang berkunjung di Hotel itu," kata dia di Jalan RE. Martadinata, Jakarta Utara, Jumat, 30 Maret 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sepinya pembeli berdampak kepada pendapatan. Ia berencana tak lagi berjualan esok hari. Karena, pendapatan beberapa hari terakhir tak mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
 
"Uang untuk makan dua kali saja tidak cukup," tegas dia.
 
Hal senada juga dirasakan Rendy, 21. Rendy biasanya bekerja sebagai tukang parkir di sekitar Hotel Alexis.
 
"Sekarang saya enggak ada kerjaan. Lagi mencari pekerjaan baru tapi akan sulit," kata Rendy.
 
Pria tamatan SMP ini bercerita, pendapatan sebagai tukang parkir di sekitar Hotel Alexis terbilang besar. Saat hotel tersebut masih beroperasi, ia dan beberapa temannya yang bekerja sebagai tukang parkir di sekitar hotel bisa mengeruk Rp200 ribu dalam semalam.
 
Kini, Rendy bekerja sebagai 'Pak Ogah' di belokan dekat hotel. "Sementara saya bantu mobil yang mau belok di sini, kan kadang macet juga," jelas dia.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif