35 Masjid Dekat Venue Equestrian Dilarang Potong Kurban
Perawat kuda melatih kuda di pacuan kuda Pulomas, Jakarta. Foto: MI/Galih Pradipta.
Jakarta: Sebanyak 35 masjid dalam radius satu kilometer dari Venue Equestrian, Pulomas, Jakarta Timur, dilarang memotong hewan kurban. Pelarangan itu untuk menjaga kuda pacuan yang berlaga di Asian Games dari virus antraks.

Masjid itu tersebar di enam kelurahan: Kayu Putih, Rawamangun, Pulogadung, Jati, Kelapa Gading Barat, dan Kelapa Gading Timur. Larangan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 123 Tahun 2017 soal pengendalian pemotongan dan penampungan hewan kurban.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan aturan ini telah disosialisasikan ke masyarakat sekitar. Dia mengeklaim seluruh masyarakat di dekat 35 masjid sudah mengetahuinya.


"Sudah disosialisasikan sejak lama. Wali kota, camat, sudah menyampaikan dan masyarakat sudah tahu," kata Anies di kantor BPK, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Juli 2018.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan kuda pacuan umumnya sangat sensitif terhadap virus dan bakteri. Aturan ini sesuai ketentuan equine disease free zone (EDFZ).

EDFZ adalah syarat mutlak bagi penyelenggara perlombaan berkuda. Syarat ini diteken oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE).

Baca: PLN Siapkan 700 Kv untuk Asian Games 2018

"Aturannya memang sangat ketat sekali. Alhamdulillah sejauh ini sosialisasinya berlangsung baik dan kami berharap masyarakat memahami ini," ujar dia.

Anies meminta masyarakat untuk memaklumi. Apalagi, Indonesia baru menjadi tuan rumah lagi usai 56 tahun lalu. 

"Di seluruh dunia aturannya sama. Mari kita tunjukan bahwa Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik dan warga Jakarta bisa jadi tuan rumah yang baik," pungkas dia.




(OGI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id