Kawasan Kalijodo, saat siang hari.MTVN/Arga Sumantri
Kawasan Kalijodo, saat siang hari.MTVN/Arga Sumantri

DKI Disebut Lihai `Urus` Prostitusi

LB Ciputri Hutabarat • 15 Februari 2016 19:19
medcom.id, Jakarta: Pemprov Jakarta lihai menertibkan tempat pelacuran, apalagi kelas teri. Jadi, bagi DKI, penggusuran kawasan Kalijodo, bukan persoalan.
 
"Dan, seingat saya, Jakarta punya konsep oke mengatasi prostitusi," kata tokoh Betawi, Ridwan Saidi, kepada Metrotvnews.com, Senin (15/2/2016).
 
Menurut Ridwan, Kalijodo bukan tempat esek-esek pertama yang digusur. Jauh sebelum itu sudah banyak lokasi mesum dienyahkan, misalnya, Kramat Tunggak, Jakut; Gang Houber di Petojo dan Gang Kali Got, Jakarta Pusat; serta Rawa Bangke dan Gang Boker di Jakarta Timur.

DKI Disebut Lihai `Urus` Prostitusi
Budayawan Ridwan Saidi (berpeci) di satu acara di DPR.MI/Susanto
 
"Jadi, masa Kalijodo enggak bisa selesai?" ujar Ridwan.
 
Hanya, tambah dia, yang perlu diperhatikan nasib warga Kalijodo pascapenggusuran. Mereka harus diberi tempat tinggal pengganti, keterampilan, dan bila perlu modal usaha.
 
"Supaya PSK enggak muntah (menyebar-Red.)," kata Ridwan.
 
Menurut Ridwan, pemprov juga harus menggandeng tokoh masyarakat agar penggusuran adem ayem. Jangan main `sikat`. Soalnya, eksekusi menyangkut hajat hidup banyak kepala.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan