Anggia Faradira, 15, memeluk erat foto ibunda, Sri Wahyuni, yang tewas mengenaskan dalam mobilnya. -- Antara/Muhammad Iqbal
Anggia Faradira, 15, memeluk erat foto ibunda, Sri Wahyuni, yang tewas mengenaskan dalam mobilnya. -- Antara/Muhammad Iqbal

Korek Motif, Polisi Lanjutkan Pemeriksaan JAH di Jakarta

Deny Irwanto • 22 November 2014 12:51
medcom.id, Jakarta: Kepolisian Bandara Soekarno-Hatta menerbangkan tersangka pembunuhan Sri Wahyuni, JAH, dari Nabire, Papua, ke Jakarta. Polisi akan melanjutkan pemeriksaan JAH di Ibu Kota, termasuk untuk mengorek motifnya sehingga tega mencekik Sri Wahyuni, 42.
 
"Nanti di Jakarta dilanjutkan pemeriksaannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Sabtu (22/11/2014).
 
Menurut dia, selama JAH pulang ke rumah istrinya selama berada di Nabire. Dia menjenguk istrinya yang sudah tidak pernah bertemu dua tahun belakangan.

Pada pemeriksaan sementara, JAH telah mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, dia mengaku membunuh korban dengan cara mencekiknya. Pembunuhan ini dipicu pertengkaran antara JAH dan Sri.
 
Saat bertengkar, JAH diminta turun dari Honda Freed B 136 SRI milik korban. JAH sempat turun, namun tidak berapa lama kembali ke dalam mobil. Saat itulah dia langsung mencekik korban hingga tewas.
 
Sebelumnya, mayat wanita dalam Honda Freed abu-abu B 136 SRI yang terparkir di Terminal 2 D Bandara Soekarno Hatta ditemukan. Mayat tersebut bernama Sri Wahyuni, 42. Saat ditemukan kondisi jasad Sri nyaris tak bisa dikenali karena seluruh wajahnya sudah membengkak.
 
Sempat tersiar kabar, korban masih berusia 15 tahun. Kesalahan informasi itu terjadi karena jasad korban tertutup seragam sekolah anaknya, Anggia Faradira, 15.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>