Ilustrasi hiburan malam--MI/Ramdani
Ilustrasi hiburan malam--MI/Ramdani

Anies Diminta Tutup Tempat Hiburan Malam Selama Pandemi

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Cindy • 30 Juni 2020 16:32
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta tidak membuka tempat-tempat hiburan malam di Ibu Kota selama pandemi virus korona (covid-19). Anies perlu memprioritaskan pembukaan sekolah terlebih dahulu.
 
"Jangan sampai tempat hiburan malam dibuka sebelum pendidikan dibuka. Bila itu terjadi, saya akan kritik dan tolak keras," kata Wakil DPRD DKI Jakarta Zita Anjani di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Zita yakin mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bijak dalam mengambil keputusan. Menurutnya, urusan pendidikan siswa lebih penting ketimbang tempat hiburan malam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal senada disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Menurut Prasetyo, DKI harus melakukan evaluasi mendalam terkait situasi dan kondisi sebelum memutuskan untuk membuka tempat hiburan malam, khususnya diskotek dan tempat karaoke.
 
"Kalau yang lain kayak lounge di restoran itu masih bisa jaga jarak. Kalau diskotek dan karaoke, ini kan tempatnya berdekatan, kita coba lihat situasi dan kondisinya dulu," ucap Prasetyo.
 
Baca: 89.587 Orang Beraktivitas di 32 Kawasan CFD
 
Dia mengaku telah meninjau lounge di sejumlah restoran Jakarta. Pasalnya, pihak restoran telah menerapkan protokol kesehatan.
 
"Seperti lounge masih bisa jaga jarak, di depan pintu masuk ada pengecekan suhu tubuh, mau masuk cuci tangan dan pakai masker," kata Prasetyo.
 
Dia mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan di mana pun mereka berada. Salah satu cara mencegah penularan, kata dia, dengan disiplin protokol kesehatan.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif