Ilustrasi- Penyelenggaraan Formula E di New York. AFP/David Dee Delgado.
Ilustrasi- Penyelenggaraan Formula E di New York. AFP/David Dee Delgado.

DPRD Jelaskan Alasan Peningkatan Anggaran Formula E

Nasional Formula E
Nur Azizah • 14 Agustus 2019 13:20
Jakarta: Anggaran balap mobil listrik Internasional atau Formula E bertambah dari Rp340 miliar menjadi Rp360 miliar. Penambahan anggaran guna menjaga-jaga kenaikan kurs mata uang Poundsterling.
 
"(Rp340 miliar) Itu baru DP saja. Angka Poundsterling hari ini dan kemarin sudah berubah mungkin," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Prasetio tak mempermasalahkan kenaikan anggaran Formula E. Selama seluruh anggota dewan sepakat, ia pun sepakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menanggapi kritik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Prasetio tak peduli. Ia mempersilakan siapa pun mengkritisi kebijakan ini.
 
"Silakan PSI mengkritik, kan kita juga berpikiran ke depan, ayo membangun Jakarta dari semua sisi. Dari pariwisatanya, kebudayaannya, dan dari pembangunannya," ucap dia.
 
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan Formula E merupakan terobosan positif yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebab, ajang internasional itu bisa meningkatkan pendapatan daerah.
 
Baca: Salah Hitung, Anggaran Formula E Jadi Rp360 Miliar
 
Sebelumnya, anggota terpilih DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad mempertanyakan pembengkakan alokasi dana dalam anggaran penerimaan dan belanja daerah (APBD) untuk penyelenggaraan Formula E 2020. Pasalnya, program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu menelan dana Rp340 miliar.
 
Politikus PSI mengetahui pembengkakan ini dari Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) DKI Jakarta. Dokumen itu biasanya dibuat sebelum penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2019.
 
"Salah satu anggaran KUPA-PPAS terbesar ada di peningkatan untuk Dinas Pariwisata, yaitu agenda event internasional di dalam negeri. Anggaran sebelumnya Rp3 miliar, peningkatannya mencapai Rp340 miliar untuk Formula E," kata Idris di DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Idris heran anggaran Formula E muncul dalam KUPA-PPAS. Dia mempertanyakan apakah alokasi dana untuk Formula E tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
 
Selain itu, dia menyoroti manfaat strategis dari Formula E. Anggaran sebesar itu, menurut Idris, lebih baik digunakan untuk kepentingan yang lebih mendesak.
 
"Angka Rp340 miliar ini kalau kita konversi untuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) ada berapa orang? Kan kita bicara anggaran, berarti kita bicara distribusi dan alokasi. Ketika ada yang dilebihkan pasti ada yang dikurangi," ujar dia.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif