Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Tersangka Gunakan ATM Baru Bobol Bank DKI

Nasional pencurian kasus pembobolan dana
Candra Yuri Nuralam • 26 November 2019 04:13
Jakarta: Para tersangka pembobolan ATM Bank DKI menggunakan rekening baru untuk beraksi. Salah seorang tersangka diduga menyuruh beberapa rekan untuk membuat rekening usai mengetahui ada 'celah' dalam sistem perbankan ATM Bank DKI.
 
"Dia (tersangka pertama) meminta kepada temannya membuat buku tabungan dan ATM itu kurang lebih ada empat orang," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan kepada wartawan di Slipi, Jakarta Barat, Senin, 25 November 2019.
 
Iwan mengatakan seorang tersangka itu juga memberikan uang Rp5 juta kepada empat orang tersangka lain sebagai saldo awal. Rekening tersebut selanjutnya digunakan untuk melakukan penarikan tunai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Orang-orang tersebut dia (tersangka awal) beri uang sekitar Rp5 juta. kemudian kartu ATM-nya dikuasai untuk mengambil uang di ATM," ujar Iwan.
 
Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami cara empat orang itu membeberkan teknik pembobolan kepada puluhan orang. Sebanyak 41 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
 
Polisi juga mendalami kemungkinan tersangka dari pihak Bank DKI. Polisi tidak segan melakukan penindakan jika ada oknum pegawai bank yang terlibat dalam kasus ini.
 
"Untuk sementara belum. Untuk kasus ini kami belum menetapkan ada keterlibatan dari pihal bank. Jadi kami masih melakukan penyelidikan melakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan tim IT," kata Iwan.
 
Oknum Satpol PP yang membobol ATM Bank DKI hanya bermodal Rp4 ribu. Pembobolan ini berawal dari ketidaksengajaan salah seorang yang melakukan penarikan tunai.
 
Cara ini kemudian disampaikan kepada rekan-rekannya dan menyebar ke orang lain sehingga pembobolan terjadi berkali-kali. Peristiwa ini diduga telah dilakukan banyak orang sejak bulan April 2019 sampai dengan bulan Oktober 2019. Kerugian yang diterima Bank DKI ditaksir mencapai Rp50 miliar.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif