Ilustrasi--Truk sampah mengantre giliran membuang sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Sumur Batu, Bantar Gebang. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)
Ilustrasi--Truk sampah mengantre giliran membuang sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Sumur Batu, Bantar Gebang. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Perlu Ada Win-Win Solution Atasi Masalah Bantar Gebang

Nasional sampah jakarta tempat sampah
LB Ciputri Hutabarat • 02 November 2015 16:09
medcom.id, Jakarta: Kisruh antara PT Godang Tua Jaya dan Gubernur DKI Jakarta harus ada jalan keluar. Komisi D DPRD DKI Mohammad Sanusi meminta, kedua pihak mengakhiri aksi saling tuding.
 
"Harusnya didudukkan sama-sama. Ada win-win solution. Karena keduanya sebenarnya wanprestasi," kata Sanusi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2015).
 
Sanusi mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja purnama supaya tak terlalu mencak-mencak dalam menghadapi masalah TPST Bantar Gebang. Sebab, jika masalah ini dibawa ke ranah hukum, ada kemungkinan aktivitas di Bantar Gebang terganggu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"DKI juga perlu hati-hati. Kalau ada celah mereka gugat kita dan Bantar Gebang di policeline kita yang susah, mau buang sampah ke mana? Makanya harus dipikirkan jalan keluarnya," terang dia.
 
Kisruh DKI Jakarta Dan Godang Tua punya beberapa poin permasalahan, yakni truk sampah Dinas Kebersihan DKI tidak melakukan pengangkatan sampah sesuai yang dijadwalkan. Kemudian, pengangkutan sampah dilakukan dengan rute yang berbeda dari perjanjian.
 
Lalu, truk sampah dari Dinas Kebersihan DKI menghasilkan air yang menbuat jalanan licin dan rentan kecelakaan. Terakhir, PT Godang Tua Jaya belum melengkapo fasilitas Bantargebamg seperti dalam perjanjian.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif