MI--Jakarta International School
MI--Jakarta International School

pelecehan seksual

Yayasan Berjuang agar TKI JIS tak Diberedel

Lukman Diah Sari • 22 April 2014 19:38
medcom.id, Jakarta: Yayasan Jakarta International School (JIS) tengah berjuang keras agar Taman Kanak-Kanak JIS tidak diberedel. TK JIS terancam ditutup karena, selain kasus pelecehan seksual, ternyata juga tak mengantongi izin.
 
"Kami harap dalam satu minggu ke depan bisa menyelesaikan urusan perizinan," kata Kepala Sekolah JIS, Timothy Carr, saat ditemui di JIS, Jalan Terogong Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2014).
 
Ia menuturkan, meski sudah resmi ditutup, toh sekolah akan mengupayakan Early Childhood Program di JIS tetap berjalan. Siswa yang sudah terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014 tetap belajar hingga akhir tahun ajaran, Juni 2014.

"Demi murid-murid," ujar Carr. "JIS juga akan mengurus perizinan agar bisa kembali membuka kelas untuk program pendidikan anak usia dini (PAUD)."
 
Carr menjamin, tak akan ada pelajaran di luar atau pemindahan siswa ke cabang JIS lainnya. "Kita tidak memberikan pengajaran di luar, tapi kita akan percepat agar mereka bisa belajar minggu depan. Setelah semua selesai mereka akan belajar kembali," tegas Carr.
 
Carr memastikan, akan terus berkomunikasi dan bekerja sama dengan Kementerian untuk menuntaskan permasalahan yang menimpa TK JIS. "Kami sangat menghormati keputusan (penutupan) dan berkomitmen bekerja sama dengan Kementerian terkait perizinan agar sekolah kami bisa kembali dibuka," tutupnya.
 
Kasus TK JIS meledak setelah salah seorang siswanya, AK, mengadu telah dilecehkan secara seksual oleh lima petugas cleaning servis di sekolah elite itu. AK kini trauma berat dan terjangkit penyakit herpes. Kasus ini menuai banyak simpati, termasuk dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>