Ilustrasi pengerjaan MRT/ANT/Dhemar Reviyanto
Ilustrasi pengerjaan MRT/ANT/Dhemar Reviyanto

Sebagian Jalan Sudirman Ditutup

Nasional Proyek MRT
Nur Azizah • 10 Januari 2019 09:55
Jakarta: Akses dari Jalan Prof.DR. Satrio menuju Jalan Jenderal Sudirman hingga Gedung Sampoerna Strategic ditutup. Penutupan jalan akibat pembongkaran Traffic Decking Moda Raya Terpadu (MRT) dilakukan pada 10-16 Januari 2019.
 
"Yang masih bisa digunakan dua lajur reguler plus satu lajur mixed TransJakarta dan reguler arah ke Blok M di depan Dedung Sampoerna Strategic Square sepanjang 100 meter," kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaludin di Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019.
 
Baca: Proyek MRT Sudah 98,1%

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembongkaran dimulai di area konstruksi pintu masuk sebelah timur Stasiun Bendungan Hilir hingga Gedung Sampoerna Strategic. Area kerja yang cukup luas itu lah yang mengakibatkan pengurangan jumlah lajur di Jalan Jenderal Sudirman menjadi 3 lajur.
 
Sedangkan pengguna Jalan Prof.DR. Satrioe menuju Jalan Jenderal Sudirman bisa menggunakan rute alternatif. Pengendara bisa melalui Jalan Masjid Hidayatullah atau Jalan Karet Sawah menuju jalan di samping Plaza Sentral.
 
"Aktivitas ini dilakukan untuk menghadirkan MRT Jakarta yang merupakan terobosan baru bagi transportasi publik di kota ini," uucap dia.
 
Baca: MRT Tunggu Izin Kemensetneg Sentuh Kawasan Vital
 
MRT Jakarta ditargetkan mulai beroperaso Maret 2019. MRT diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga dan bisa mengubah gaya bertransportasi warga Jabodetabek.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif