Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Kamis 2 November 2017/MTVN/LB Ciputri Hutabarat
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Kamis 2 November 2017/MTVN/LB Ciputri Hutabarat

Kegiatan di Tanah Abang bakal Dipantau CCTV

M Sholahadhin Azhar • 28 Desember 2017 12:45
Jakarta: Pemprov DKI tak ingin kecolongan soal pungutan liar (pungli) di Pasar Tanah Abang yang sempat dipergoki Ombudsman. Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menegaskan hal itu akan diminimalisasi melalui kamera pengintai atau CCTV.
 
"Harus ada CCTV untuk memberantas pungli. Temuan Ombudsman kemarin memukul kita," tegas Sandi di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis, 28 Desember 2017.
 
Sayangnya, Sandi belum menjelaskan detail soal itu. Ia hanya memastikan semua kegiatan di Tanah Abang bakal dipantau.

Satpol PP DKI juga diminta berdedikasi penuh. Ia tak mau ada temuan yang mencoreng nama Satpol PP.
 
"Integritas adalah harga mati," tegas Sandi.
 
Akhir November 2017, Ombudsman menemukan pungli yang dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. Mereka dianggap melakukan malaadministrasi saat menertibkan pedagang kaki lima. Ada bukti video saat anggota Satpol PP meminta uang saat menertibkan PKL.
 
Simpulan itu didapat usai Ombudsman menginvestigasi mandiri pada dua pekan pertama November. Ada tujuh lokasi yang diinvestigasi, yakni Pasar Tanah Abang, Stasiun Tebet, Setia Budi, Menara Imperium, Kawasan Jatinegara, Setiabudi Perbanas, dan Stasiun Manggarai.
 
"Hasil rekomendasi sudah kita serahkan ke Pemprov DKI. Kita berharap ada perubahan," kata Anggota Ombudsman Adrianus Meliala, Jumat, 24 November 2017.
 
Ada dua video yang diputar Ombudsman. Video pertama soal kesemrawutan lokasi yang dipantau. Video kedua berisi percakapan investigator dengan terduga preman dan oknum Satpol PP.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>