Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Mini Lockdown Dinilai Cocok Diterapkan di Jakarta

Nasional Virus Korona PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 29 September 2020 15:44
Jakarta: Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono setuju dengan penerapan mini lockdown untuk wilayah Jakarta. Kebijakan itu dinilai sesuai dengan karakteristik Ibu Kota,
 
"Saya kira akan lebih cocok diterapkan mini lockdown," ujar Gembong saat dihubungi, Selasa, 29 September 2020.
 
Gembong menilai ada dua keuntungan bagi Pemprov DKI bila menerapkan mini lockdown, yakni pengawasan terhadap penyebaran virus korona dan penerapan protokol kesehatan akan lebih efektif, serta kegiatan ekonomi di Jakarta masih bergerak. Karena kebijakan ini lingkupnya lokal, sehingga karantina hanya dilakukan pada area terjadinya penyebaran covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau di Jakarta, (mini lockdown) bisa lebih efektif daripada PSBB (pembatasan sosial berskala besar)," ucap dia.
 
Baca: 4.636 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan mini lockdown diterapkan di tiap wilayah.
Mini Lockdown yang dimaksud ialah intervensi berbasis lokal untuk mencegah penyebaran covid-19.
 
Jokowi menyebut pembatasan berskala mikro baik di tingkat desa, kampung, rukun tetangga (RT), dan rukun warga (RW) lebih efektif. Perintah ini sering disampaikan dalam pertemuan.
 
"Ini perlu saya sampaikan sekali lagi kepada komite bahwa intervensi berbasis lokal ini agar disampaikan ke provinsi, kabupaten, dan kota. Saya kira itu lebih efektif. Mini lockdown yang berulang itu akan lebih efektif," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 28 September 2020.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif