Jakarta: Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan pemotongan hewan kurban dalam perayaan Iduladha harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Termasuk pada saat pembagian daging kurban.
Misalnya, pembagian daging kurban dapat dilakukan dengan mekanisme jemput bola. Pembagian daging dari rumah ke rumah dapat mencegah kerumunan di lokasi pemotongan hewan kurban.
"Panitia yang datang proaktif ke tempat-tempat lokasi pembagian kurban. Jadi bukan orang yang datang ke tempat pembagiaan," ujar Widyastuti melalui diskusi virtual di kanal Youtube BNPB, Kamis, 17 Juni 2021.
Baca: Sri Mulyani Berharap Iduladha Jadi Momentum Peduli Sesama
Sementara itu, pelaksanaan salat Iduladha masih bakal didiskusikan dengan Kementerian Agama. Ia memastikan hasil keputusan akan berdasar pada kondisi penyebaran covid-19 di Ibu Kota.
Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengimbau warga beribadah di rumah. Sebab, kasus penyebaran covid-19 terus meningkat di Ibu Kota.
"Beribadah itu kan tidak mesti harus di tempat rumah ibadah, bisa dilakukan di rumah masing-masing, kita imbau ibadah di rumah masing-masing atau di kantor masing-masing," ujar Ariza di Balai Kota Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021.
Masyarakat juga dapat beribadah di lingkungan terdekat. Hal itu untuk mencegah mobilitas massa yang berpotensi menyebarkan covid-19.
Jakarta: Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan pemotongan hewan kurban dalam perayaan
Iduladha harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Termasuk pada saat pembagian daging kurban.
Misalnya, pembagian daging kurban dapat dilakukan dengan mekanisme jemput bola. Pembagian daging dari rumah ke rumah dapat mencegah kerumunan di lokasi pemotongan hewan kurban.
"Panitia yang datang proaktif ke tempat-tempat lokasi pembagian kurban. Jadi bukan orang yang datang ke tempat pembagiaan," ujar Widyastuti melalui diskusi virtual di kanal Youtube BNPB, Kamis, 17 Juni 2021.
Baca:
Sri Mulyani Berharap Iduladha Jadi Momentum Peduli Sesama
Sementara itu, pelaksanaan salat Iduladha masih bakal didiskusikan dengan Kementerian Agama. Ia memastikan hasil keputusan akan berdasar pada kondisi penyebaran
covid-19 di Ibu Kota.
Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengimbau warga beribadah di rumah. Sebab, kasus penyebaran covid-19 terus meningkat di Ibu Kota.
"Beribadah itu kan tidak mesti harus di tempat rumah ibadah, bisa dilakukan di rumah masing-masing, kita imbau ibadah di rumah masing-masing atau di kantor masing-masing," ujar Ariza di Balai Kota Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021.
Masyarakat juga dapat beribadah di lingkungan terdekat. Hal itu untuk mencegah mobilitas massa yang berpotensi menyebarkan covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)