ilustrasi PSBB/Medcom.id/Zaenal.
ilustrasi PSBB/Medcom.id/Zaenal.

Mayoritas Pelanggar PSBB DKI Tak Didenda

Nasional dki jakarta PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 20 Mei 2020 21:10
Jakarta: Dinas Satpol PP DKI mengedepankan sanksi sosial pada pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Padahal, warga yang tidak mengenakan masker dan berkerumun mencapai 6.711 orang per Rabu, 20 Mei 2020.
 
"Perorangan belum dikenakan sanksi denda," ujar Kepala Satpol PP Arifin saat dihubungi, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Menurut dia, sanksi yang diutamakan adalah kerja sosial. Sanksi membayar denda dilakukan jika pelanggar tak mau melakukan sanksi sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sanksi kerja sosial masyarakat sebanyak 1.281," kata dia.
 
Baca:Polisi Diminta Tegas Menindak Pelanggar PSBB
 
Selain pelanggaran individu, pihaknya juga mencatat 3.524 tempat usaha yang melanggar PSBB. Sebanyak 17 industri pabrik dan 32 kantor/tempat kerja telah diberi sanksi.
 
Satpol PP telah menyegel 445 kegiatan usaha, memberikan 8.314 teguran tertulis, dan 242 pengenaan sanksi denda.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan kebijakan terkait sanksi bagi pelanggar PSBB. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan PSBB Dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.
 
Sanksi yang diberikan variatif, mulai dari kerja sosial hingga denda paling sedikit Rp100 ribu dan paling banyak Rp10 juta. Sanksi kerja sosial yakni menyapu jalanan.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif