medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta warga yang tinggal di kawasan padat penduduk mewaspadai bahaya kebakaran. Warga diminta menyelamatkan diri dengan cara yang benar agar tidak ada korban jiwa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta Subejo mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan upaya preventif ke warga. "Ini trending process, tidak pernah berhenti, masyarakat harus selalu diingatkan," kata Subejo di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/1/2016).
Subejo mengingatkan warga soal perilaku yang harus dilakukan saat menghadapi kebakaran. Pertama, warga tidak boleh berlindung di kamar mandi.
"Kedua, usahakan sedapat mungkin membuka semua akses. satu pintu depan, dua bisa jendela yang letaknya agak berjauhan. Jadi, ketika ada apa-apa dia tidak mentok, bisa mengevakuasi melalui bukaan yang lain," kata Subejo.
Soal penyebab kebakaran di Jalan Jembatan Besi RT 04, RW 04, Tambora, Jakarta Barat, dini hari tadi, dugaan sementara masih karena korsleting listrik. "Itu dugaan sementara, hasil akhirnya dari Puslabfor," ujarnya.
Sebelumnya kebakaran yang terjadi di Tambora itu mengakibatkan satu keluarga di sebuah rumah menjadi korban. Sebanyak 26 unit mobil damkar diterjunkan untuk menaklukan api. Lebih dari 20 rumah ludes.
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta warga yang tinggal di kawasan padat penduduk mewaspadai bahaya kebakaran. Warga diminta menyelamatkan diri dengan cara yang benar agar tidak ada korban jiwa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta Subejo mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan upaya preventif ke warga. "Ini trending process, tidak pernah berhenti, masyarakat harus selalu diingatkan," kata Subejo di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/1/2016).
Subejo mengingatkan warga soal perilaku yang harus dilakukan saat menghadapi kebakaran. Pertama, warga tidak boleh berlindung di kamar mandi.
"Kedua, usahakan sedapat mungkin membuka semua akses. satu pintu depan, dua bisa jendela yang letaknya agak berjauhan. Jadi, ketika ada apa-apa dia tidak mentok, bisa mengevakuasi melalui bukaan yang lain," kata Subejo.
Soal penyebab kebakaran di Jalan Jembatan Besi RT 04, RW 04, Tambora, Jakarta Barat, dini hari tadi, dugaan sementara masih karena korsleting listrik. "Itu dugaan sementara, hasil akhirnya dari Puslabfor," ujarnya.
Sebelumnya kebakaran yang terjadi di Tambora itu mengakibatkan satu keluarga di sebuah rumah menjadi korban. Sebanyak 26 unit mobil damkar diterjunkan untuk menaklukan api. Lebih dari 20 rumah ludes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)