Rumah susun bidara cina. (Foto:MTVN/Arga Sumantri)
Rumah susun bidara cina. (Foto:MTVN/Arga Sumantri)

20 Tahun Berdiri, Rusun Bidara Cina Mengkhawatirkan

Arga sumantri • 01 September 2015 11:35
medcom.id, Jakarta: Kondisi bangunan rumah susun (rusun) Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, sangat mengkhawatirkan. Selain bangunan yang sudah rapuh, banyak bangunan liar berdiri di atas lahan yang selaharusnya menjadi taman bermain anak.
 
Bangunan fisik yang tidak kunjung dipugar sejak awal dibangun jadi satu keluhan tersendiri bagi sebagian penghuni. "Kami juga maunya tidak kumuh seperti ini. Harapan kami, (rusun) bisa dipugar," kata seorang penghuni, Masdi, kepada Metrotvnews.com, Selasa (1/9/2015).
 
Hasil penelusuran Metrotvnews.com, unit rusun Bidara Cina sudah tidak layak. Unit yang dibangun dengan material batako banyak yang sudah rapuh dan bolong. Besi pengaman di tangga banyak yang copot. Saluran air tersumbat hingga menimbulkan bau menyengat. Belum lagi tempat pembuangan sampah sementara yang rusak.
 
Rusun Bidara Cina mulai dibangun pada tahun 1994 dan diresmikan langsung Presiden Soeharto. Pembangunan rusun Bidara Cina berasal dari kantong konglomerat. Rusun itu dititipkan pada Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS), lembaga pengawas rusun di bawah naungan Dinas Perumahan Pemprov DKI, yang memang dibentuk guna mengawasi kondisi rusun di Jakarta.
 
Namun, fungsi pegawasan PPRS pusat belum maksimal. Faktanya, kondisi rusun yang sedianya dibangun sebagai rusun percontohan kala itu, seperti tanpa perhatian. PPRS Bidara Cina mengaku sudah beberapa kali ‘mengadu’ soal kondisi rusun, termasuk aktifitas-aktifitas negatif sejumlah penghuni dan pemilik unit kepada PPRS pusat. Namun laporan itu tak pernah digubris.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>