Wagub DKI Ahmad Riza Patria. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Wagub DKI: Uji Emisi Kendaraan Demi Kesehatan

Antara • 03 November 2021 20:00
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mendorong warga Ibu Kota melakukan uji emisi kendaraan bermotor. Uji emisi kendaraan bermotor dilaksanakan demi kesehatan masyarakat.
 
"Uji emisi bagi kesehatan dan keselamatan kita semua," kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu, 3 November 2021.
 
Dia mengingatkan ada sanksi sesuai ketentuan. Penerapan sanksi dengan bukti pelanggaran (tilang) akan terus dikoordinasikan dengan kepolisian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan koordinasikan. Prinsipnya kami dari Pemprov minta supaya sejak 13 November ini sudah siap uji emisinya, mungkin sanksinya sesuai dengan aturan dan ketentuan, nanti kami berlakukan," ucapnya.
 
Rencananya, penerapan sanksi tilang bagi kendaraan yang belum dan tidak lolos uji emisi dimulai 13 November 2021. Kendaraan-kendaraan yang tidak memenuhi syarat batas normal emisi akan mendapatkan sanksi tilang sebesar Rp250 ribu untuk roda dua dan Rp500 untuk roda empat.
 
Baca: Pemprov DKI Akan Terbitkan Pergub Atur Sanksi Belum Uji Emisi
 
Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar sosialisasi sebelum menerapkan sanksi tilang terhadap kendaraan tidak lolos uji emisi.
 
"Sebetulnya sanksi ini ada berbagai macam, ada tilang, ada teguran, dan teguran itu sanksi juga. Jadi, kalau kita lihat trennya kita lebih akan terapkan teguran," Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Argo Wiyono.
 
Argo mengatakan jika sanksi tilang langsung diterapkan tanpa sosialisasi terlebih dahulu dikhawatirkan masih banyak kendaraan yang belum sempat menjalani uji emisi.
 
"Jadi, jangan sampai nanti 10 (kendaraan) yang diberhentikan 9 belum ada kartu uji. Intinya penindakan tilang ini adalah kelanjutan dari tahap sosialisasi, tahap teguran sampai tindakan tilang," ujarnya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif