medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menertibkan kawasan Kalijodo. Daerah itu hendak disulap jadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Tak ada masalah dari rencana Pemprov DKI itu. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar mengatakan, hutan kota jadi otoritas pemerintah daerah.
"Tidak harus minta izin sama kita (Kementerian)," kata Siti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/2/2016).
Menurut Menteri Siti, penambahan ruang hijau di Jakarta, positif. Rencana itu juga sejalan dengan agenda Kementerian LHK yang menambah hutan kota. "Eks Golf Senayan itu mau jadi hutan kota ya, driving range Senayan itu mau kita jadikan hutan kota," tambah dia.
Menteri Siti mengatakan, dua agenda di atas bakal diwujudkan awal Maret 2016. Natural vegetation di Pulau Jawa, perlu digalakkan. Pasalnya, saat ini jumlahnya tidak lebih dari 30 persen.
"Kalau ditambah (dengan Kalijodo), ya kita senang," ujar Siti.
Namun, tambah Siti, hingga kini pihak kementerian belum berkomunikasi dengan Pemprov DKI. Kementerian LHK masih membuat desain agar proyek hutan kota tidak merepotkan.
Konsep RTH yang bakal dibangun di Kalijodo akan sama seperti RTH pada umumnya. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan RTH harus bisa menjadi tempat berkumpul masyarakat, laiknya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
"Bisa hanya taman dengan fasilitas olahraga yang bisa jadi tempat kumpul. Kita juga bakal kasih lampu terang," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 19 Februari.
Yang pasti, kata Ahok, RTH di Kalijodo akan diwarnai dengan pemandangan sungai Banjir Kanal Barat (BKB) yang bersih. "Kita bersihin sungainya, supaya buat orang nongkrong bagus juga. Ada yang mau jualan PKL juga bisa sebenarnya," ucap Ahok.
Ahok mengakui, jumlah RTH di Jakarta terus menurun. Padahal, kata dia, idealnya sebuah ruang terbuka hijau minimal 30 persen dari jumlah luas wilayah.
Ahok menjelaskan, jumlah tanah di Ibu Kota tak akan pernah bertambah. Padahal, banyak jumlah RTH di Jakarta yang kini diduduki warga. Hal ini, kata Ahok, yang mengakibatkan penurunan jumlah RTH.
RTH di DKI saat ini berjumlah 9,98 persen. Jumlah ini, merupakan jumlah yang dibebaskan pemerintah. Menurut Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 soal penataan kota menyebutkan RTH harusnya disediakan sebayak 20 persen untuk publik dan 10 persen dari pihak swasta.
Diketahui data RTH cenderung menurun. Pada 1965 jumlah RTH berjumlah 37,2 persen, 1985 sebesar 25,85 persen, 2000 sebesar sembilan persen. Sementara pada 2010 jumlah RTH berada pada persentase 9,8 persen dan terakhir 2015 berjumlah 9,98 persen.
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menertibkan kawasan Kalijodo. Daerah itu hendak disulap jadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Tak ada masalah dari rencana Pemprov DKI itu. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar mengatakan, hutan kota jadi otoritas pemerintah daerah.
"Tidak harus minta izin sama kita (Kementerian)," kata Siti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/2/2016).
Menurut Menteri Siti, penambahan ruang hijau di Jakarta, positif. Rencana itu juga sejalan dengan agenda Kementerian LHK yang menambah hutan kota. "Eks Golf Senayan itu mau jadi hutan kota ya,
driving range Senayan itu mau kita jadikan hutan kota," tambah dia.
Menteri Siti mengatakan, dua agenda di atas bakal diwujudkan awal Maret 2016. Natural vegetation di Pulau Jawa, perlu digalakkan. Pasalnya, saat ini jumlahnya tidak lebih dari 30 persen.
"Kalau ditambah (dengan Kalijodo), ya kita senang," ujar Siti.
Namun, tambah Siti, hingga kini pihak kementerian belum berkomunikasi dengan Pemprov DKI. Kementerian LHK masih membuat desain agar proyek hutan kota tidak merepotkan.
Konsep RTH yang bakal dibangun di Kalijodo akan sama seperti RTH pada umumnya. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan RTH harus bisa menjadi tempat berkumpul masyarakat, laiknya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
"Bisa hanya taman dengan fasilitas olahraga yang bisa jadi tempat kumpul. Kita juga bakal kasih lampu terang," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 19 Februari.
Yang pasti, kata Ahok, RTH di Kalijodo akan diwarnai dengan pemandangan sungai Banjir Kanal Barat (BKB) yang bersih. "Kita bersihin sungainya, supaya buat orang nongkrong bagus juga. Ada yang mau jualan PKL juga bisa sebenarnya," ucap Ahok.
Ahok mengakui, jumlah RTH di Jakarta terus menurun. Padahal, kata dia, idealnya sebuah ruang terbuka hijau minimal 30 persen dari jumlah luas wilayah.
Ahok menjelaskan, jumlah tanah di Ibu Kota tak akan pernah bertambah. Padahal, banyak jumlah RTH di Jakarta yang kini diduduki warga. Hal ini, kata Ahok, yang mengakibatkan penurunan jumlah RTH.
RTH di DKI saat ini berjumlah 9,98 persen. Jumlah ini, merupakan jumlah yang dibebaskan pemerintah. Menurut Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 soal penataan kota menyebutkan RTH harusnya disediakan sebayak 20 persen untuk publik dan 10 persen dari pihak swasta.
Diketahui data RTH cenderung menurun. Pada 1965 jumlah RTH berjumlah 37,2 persen, 1985 sebesar 25,85 persen, 2000 sebesar sembilan persen. Sementara pada 2010 jumlah RTH berada pada persentase 9,8 persen dan terakhir 2015 berjumlah 9,98 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)