medcom.id, Jakarta: Petugas suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan hari ini kembali melakukan razia tehadap Metromini yang beroperasi di kawasan itu. Ada lima Metromini yang dikandangkan.
"Tadi saya sudah melakukan razia di seberang jalan Kejaksaan Agung, sudah ada lima Metromini dari situ yang saya kandangkan ke kantor di daerah Rawa Buaya," kata Kasie Dalops Sudinhubtrans Jakarta Selatan, Slamet Dahlan kepada Metrotvnews.com, Kamis (17/12/2015).
Slamet menjelaskan, razia Metromini ini bukan dilakukan semata-mata karena ada kecelakaan beruntun yang melibatkan Metromini beberapa waktu lalu. Razia ini merupakan langkah rutin yang dilakukan petugas Dishub Jaksel untuk menjaga keselamatan penumpang.
Slamet mengatakan, untuk itu dirinya dan beberapa petugas Dishub Jaksel lain masih akan melakukan razia di Jalan Panglima Polim Raya, atau tepatnya di seberang Kejaksaan Agung.
"Ini lagi di jalan, habis dari Rawa Buaya. Mau razia lagi di sana, kan di situ kadang-kadang Metromini suka ngetem naikin penumpang," tandasnya.
Hasil seluruh razia, Slamet belum bisa membeberkannya. Lantaran razia masih terus berlangsung di beberapa lokasi di wilayah Jakarta Selatan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan membekukan izin operasional Metromini. Bus yang masih nekat beroperasi di Ibu Kota bakal ditangkap.
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengaku muak dengan ulah Metromini. Menurut Ahok, Pemprov DKI sudah memberikan waktu kepada Metromini untuk memperbaiki bus.
Ahok mengatakan, pihaknya masih berbaik hati memberi pilihan kepada pemilik Metromini, bergabung ke PT Transjakarta atau dibekukan.
medcom.id, Jakarta: Petugas suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan hari ini kembali melakukan razia tehadap Metromini yang beroperasi di kawasan itu. Ada lima Metromini yang dikandangkan.
"Tadi saya sudah melakukan razia di seberang jalan Kejaksaan Agung, sudah ada lima Metromini dari situ yang saya kandangkan ke kantor di daerah Rawa Buaya," kata Kasie Dalops Sudinhubtrans Jakarta Selatan, Slamet Dahlan kepada
Metrotvnews.com, Kamis (17/12/2015).
Slamet menjelaskan, razia Metromini ini bukan dilakukan semata-mata karena ada kecelakaan beruntun yang melibatkan Metromini beberapa waktu lalu. Razia ini merupakan langkah rutin yang dilakukan petugas Dishub Jaksel untuk menjaga keselamatan penumpang.
Slamet mengatakan, untuk itu dirinya dan beberapa petugas Dishub Jaksel lain masih akan melakukan razia di Jalan Panglima Polim Raya, atau tepatnya di seberang Kejaksaan Agung.
"Ini lagi di jalan, habis dari Rawa Buaya. Mau razia lagi di sana, kan di situ kadang-kadang Metromini suka ngetem naikin penumpang," tandasnya.
Hasil seluruh razia, Slamet belum bisa membeberkannya. Lantaran razia masih terus berlangsung di beberapa lokasi di wilayah Jakarta Selatan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan membekukan izin operasional Metromini. Bus yang masih nekat beroperasi di Ibu Kota bakal ditangkap.
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengaku muak dengan ulah Metromini. Menurut Ahok, Pemprov DKI sudah memberikan waktu kepada Metromini untuk memperbaiki bus.
Ahok mengatakan, pihaknya masih berbaik hati memberi pilihan kepada pemilik Metromini, bergabung ke PT Transjakarta atau dibekukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)