Seorang petugas tengah membersihkan Monas dari tumpukan sampah,--Foto: MTVN/Gervin Nathaniel Purba
Seorang petugas tengah membersihkan Monas dari tumpukan sampah,--Foto: MTVN/Gervin Nathaniel Purba

Sampah-sampah Berserakan di Monas Pascaperayaan Tahun Baru

Gervin Nathaniel Purba • 01 Januari 2016 10:31
medcom.id, Jakarta: Pusat perayaan pergantian tahun baru di Ibu Kota di pusatkan di Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tadi malam. Namun tak sedikit warga yang juga memilih kawasan Monumen Nasional (Monas) sebagai pilihan favorit warga DKI Jakarta merayakan pergantian tahun.
 
Sayangnya, setelah memeriahkan momen pergantian tahun, warga DKI Jakarta banyak meninggalkan sampah di kawasan Monas. Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan sepertinya masih sangat kurang.
 
Pantauan Metrotvnews.com, sampah-sampah masih banyak berserakan di jalan masuk dan sekitaran Monas. Taman-taman juga dihiasi sampah-sampah yang ditinggalkan warga.

Menurut seorang pekerja harian lepas (PHL) di kawasan Monas Muhamad Mansur, 47, mengatakan, dirinya sudah mulai membersihkan kawasan di dalam Monas sejak pukul 04.00 WIB. Saat itu banyak sekali sampah yang berserakan.
 
"Banyak sekali sampah-sampah besar terserbar, terutama sampah-sampah besar. Sekarang sudah tinggal yang kecil-kecilnya saja," ujarnya kepada Metrotvnews.com di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/1/2016).
 
Karena saking banyaknya sampah yang berserakan, Masur mengatakan, para PHL dibantu petugas keamanan dan office boy (OB) Monas dalam membersihkan sampah-sampah di areal sekitaran Plaza Monas.
 
Sampah-sampah Berserakan di Monas Pascaperayaan Tahun Baru
Fasilitas taman bermain untuk anak-anak di Monas dipenuhi sampah,--Foto: MTVN/Gervin Nathaniel Purba
 
Pada kesempatan yang sama, mandor Unit Pengelola Monas Budi, mengatakan terdapat sekitar 300 orang PHL di berbagai sektor untuk membersihkan kawasan Monas. Bahkan, pihaknya juga dibantu Suku Dinas Kebersihan Jakarta yang membersihkan sampah di jalan-jalan sekitar Monas.
 
"Ada juga bantuan dari Suku Dinas Kebersihan dari pemerintah. Cuman jumlah orangnya saya kurang tahu," paparnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>