Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Limbah Masker Medis di Jakarta Mencapai 800 Kg

Nasional sampah jakarta sampah Virus Korona Limbah Medis Covid-19
Sri Yanti Nainggolan • 12 November 2020 18:35
Jakarta: Penggunaan masker medis sekali pakai tergolong tinggi di masa pandemi covid-19. Jenis limbah infeksius tersebut bercampur dengan sampah rumah tangga.
 
"Selama masa pandemi ini telah berhasil dikumpulkan masker bekas dari rumah tangga sebanyak 859,71 kilogram (kg)," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Andoni Warih saat dikonfirmasi, Kamis, 12 November 2020.
 
DLH DKI memilah dan mengumpulkan limbah infeksius dengan rumah tangga. Limbah infeksius dimasukkan ke kantong khusus. Tujuannya memutus rantai penularan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seperti masker bekas (dipisahkan) untuk ditangani dengan semestinya," ujar dia.
 
Baca: KPK: Pengelolaan Limbah Medis di DKI Tak Sesuai Standar
 
DLH DKI kemudian bekerja sama dengan pengolah limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dalam mengurus limbah infeksius. Mereka bersama-sama memusnahkan limbah tersebut.
 
Sebelumnya, DLH DKI mengumpulkan 206,76 kg limbah infeksius covid-19 pada dua bulan pertama masa pandemi. Limbah infeksius paling banyak dari Jakarta Selatan mencapai 85 kilogram.
 
"Daerah berikutnya Jakarta Barat 46,76 kilogram, lalu Jakarta Timur 42 kilogram, Jakarta Utara 21 kilogram, dan Jakarta Pusat 12 kilogram limbah medis," beber Kepala Seksi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Provinsi DKI Jakarta Rosa Ambarsari saat dihubungi, Jakarta, Selasa, 16 Juni 2020.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif