Sejumlah pencari suaka yang diberi izin tinggal Pemprov DKI di lahan eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat. (Foto: Medcom.id/Cindy)
Sejumlah pencari suaka yang diberi izin tinggal Pemprov DKI di lahan eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat. (Foto: Medcom.id/Cindy)

Pencari Suaka Mengaku Tak Diberi Makan

Nasional pencari suaka
Cindy • 12 Juli 2019 10:37
Jakarta: Para pencari suaka yang pindah ke lahan eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, tak mendapatkan sumbangan makanan dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Padahal, mereka dijanjikan bantuan selama seminggu.
 
"Belum makan sejak tadi pagi, hanya kemarin malam saja dikasih makan. Mungkin makan pagi dan siang jadi satu," kata Sajad pencari suaka asal Afghanistan di Gedung eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Pencari suaka lain, Abi, mengeluhkan hal serupa. Sejak pagi ia menunggu dengan harapan akan ada yang datang membawa bantuan makanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami belum makan, kapan makanan datang?" ungkapnya.
 
Pantauan Medcom.id, Dinas Sosial DKI Jakarta dan Badan Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) tak tampak mengawal. Hanya petugas dari Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Barat, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, dan Satpol PP, berjaga memastikan fasilitas yang diberikan Pemprov DKI baik.
 
Baca juga:300 Pencari Suaka Dipindah ke Kalideres
 
Sebanyak 992 pencari suaka yang terdata dipindahkan ke Kalideres dari trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Mayoritas mereka berasal dari Afghanistan, Somalia, Sudan, Pakistan, dan Yaman.
 
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi sebelumnya mengatakan pemerintah daerah membantu mencarikan tempat para pencari suaka atas dasar kemanusiaan.
 
"Tidak boleh ada orang tidur di pelataran. Apalagi ini daerah ring satu, daerah perkantoran pemerintahan," kata Prasetio di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyampaikan lahan eks Kodim Kalideres merupakan aset Pemda DKI. Lahan tersebut dinilai layak menampung pencari suaka.
 
"Saya cek ke sana paling tidak (ada) tenda, MCK dan air. Tanah aset pemda, nanti di tenda," kata Saefullah.
 
Pemprov DKI Jakarta hanya menanggung mereka selama sepekan. Badan Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) diminta segera menuntaskan masalah itu.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif